TY - THES N1 - Dr. Phil. Mu?ammar Zayn Qadafy, M.Hum. ID - digilib78459 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78459/ A1 - Nasirudien Muhammad Iqbal, NIM.: 22200011079 Y1 - 2026/08/19/ N2 - Penelitian ini mengkaji frasa as???r al-awwal?n dalam Al-Qur?an melalui tinjauan historis-kronologis, berangkat dari persoalan bahwa pembacaan Al-Qur?an berdasarkan susunan mushaf Utsmani (tart?b mu??af?) mengaburkan dimensi historis proses pewahyuan dan perkembangan respons masyarakat terhadapnya. Persoalan tersebut menjadi semakin kompleks ketika diterapkan pada frasa as???r al-awwal?n, yang muncul berulang kali dalam Al-Qur?an, yang diidentifikasi sebagai bentuk polemik atas otoritas wahyu. Kajian-kajian mutakhir menunjukkan bahwa perdebatan mengenai as???r al-awwal?n masih berpusat pada persoalan makna leksikal, perdebatan penafsiran, sementara dimensi perubahan penggunaannya dalam lintasan kronologi pewahyuan belum memperoleh perhatian yang memadai. Adapun penelitian ini menggunakan metode historis-kronologis dengan menjadikan periodisasi Theodor Nöldeke sebagai kerangka acuan untuk memetakan kemunculan ayat-ayat as???r al-awwal?n berdasarkan urutan pewahyuan, sekaligus mengembangkan pendekatan tersebut pada tingkatan ayat, tidak hanya berhenti pada urutan surat namun juga membuka kemungkinan dalam melihat perubahan konteks polemik, wacana, dan fungsi retoris as???r al-awwal?n sepanjang proses pewahyuan Al-Qur?an. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, secara semantikhistoris, as???r al-awwal?n memperlihatkan kontestasi pemaknaan: dalam tradisi Muslim-apologetik, frasa tersebut dipahami sebagai tuduhan oleh elit kafir Quraisy kepada Al-Qur?an yang bermakna ?cerita dusta? atau pernyataan yang tidak rasional. Sedangkan dalam sebagian kajian kritis modern ditempatkan dalam perdebatan historis-kritis, kemungkinan pengaruh bahasa dan budaya non-Arab, serta keterkaitan Al-Qur?an dengan tradisi Yahudi-Kristen. Kedua, pembacaan kronologis menunjukkan bahwa kemunculan sembilan ayat yang memuat frasa as???r al-awwal?n tersebar dalam beberapa fase pewahyuan dan tidak disatukan dalam suatu fase tertentu. Sebagian ayat memiliki riwayat asb?b al-nuz?l yang menghubungkannya dengan peristiwa tertentu, sementara sebagian lainnya hadir dalam konteks umum tanpa riwayat sebab turun yang spesifik. Analisis secara holistik pada aspek historiskronologis dapat memperluas pembacaan terhadap frasa as???r al-awwal?n dari sekadar persoalan makna menuju persoalan wacana Al-Qur?an dalam konteks sejarah pewahyuannya. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - As??ir al-Awwalin; kronologi Al-Qur?an; Theodor Nöldeke M1 - masters TI - REKONSTRUKSI PEMAKNAAN ASATIR AL-AWWALIN DALAM ALQUR?AN: TINJAUAN KRONOLOGIS AV - restricted EP - 179 ER -