<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>IMPLIKASI MATA KULIAH PEKERJAAN SOSIAL DISABILITAS TERHADAP TRANSFORMASI PERSPEKTIF DAN PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA PRODI ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22200012043</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kisy Anif Ngestiti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Dalam sebuah wacana disabilitas, perspektif merupakan modal menepis&#13;
diskriminasi terhadap penyandang disabilitas. Bias dan perspektif keliru terhadap&#13;
penyandang disabilitas di kalangan calon pekerja sosial banyak dipengaruhi faktor&#13;
budaya, minimnya pemahaman Model Sosial, serta terbatasnya pengalaman&#13;
praktik. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa kesadaran akademis mahasiswa&#13;
kerap berhenti pada aspek fasilitas dasar, belum menyentuh pembentukan sikap&#13;
sosial.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme perubahan perspektif&#13;
dan kesiapan praktikum mahasiswa melalui mata kuliah Pekerjaan Sosial&#13;
Disabilitas, menyebarkan peran mata kuliah Pekerjaan Sosial Disabilitas dalam&#13;
membekali pemahaman dan keterampilan, serta mengidentifikasi kesiapan Praktik&#13;
Pekerjaan Sosial (PPS). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus,&#13;
data dikumpulkan melalui wawancara mendalam bersama mahasiswa IKS. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, terdapat ambivalensi&#13;
kognitif-afektif di mana mahasiswa secara rasional memahami hak asasi manusia,&#13;
namun secara emosional masih didominasi rasa iba dan canggung yakni Model&#13;
Amal (Charity Model). Kedua, transformasi perspektif berlangsung melalui siklus&#13;
integratif mulai dari asumsi teoretis, dialektika diskusi, interaktif mini praktik. Mata&#13;
kuliah ini berhasil menggeser pandangan medis menjadi perspektif sosial. Ketiga,&#13;
pembelajaran ini terbukti memperkuat kesiapan praktikum melalui pemahaman&#13;
konsep yang komprehensif, keterampilan intrapersonal. Dapat disimpulkan bahwa&#13;
mata kuliah efektif membongkar dogma lama, namun penguatan pengalaman&#13;
lapangan tetap diperlukan guna mentransformasikan kesadaran kognitif menjadi&#13;
keterampilan praktis yang utuh.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">361.3 Pekerjaan Sosial, Filantropi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-08-05</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;PASCASARJANA</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>