<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM MEMBANGUN KEMANDIRIAN ACTIVITY OF DAILY LIVING (ADL) ANAK PENYANDANG TUNAGRAHITA DI PANTI II YAYASAN SAYAP IBU YOGYAKARTA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 22200012076</mods:namePart><mods:namePart type="family">Laras Nurul Hidayati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Anak penyandang tunagrahita memiliki keterbatasan dalam fungsi intelektual&#13;
dan perilaku adaptif yang memengaruhi kemampuan Activities of Daily Living&#13;
(ADL), sehingga memerlukan pendampingan untuk mencapai kemandirian.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pekerja sosial membangun&#13;
kemandirian Activities of Daily Living (ADL) anak penyandang tunagrahita serta&#13;
menganalisis peran pekerja sosial dalam proses tersebut di Panti II Yayasan Sayap&#13;
Ibu Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan&#13;
kualitatif. Informan penelitian terdiri atas Kepala Panti II, pekerja sosial, pengasuh,&#13;
dan anak penyandang tunagrahita. Selanjutnya, data dikumpulkan melalui observasi,&#13;
wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan&#13;
kemandirian ADL dilakukan melalui asesmen, penyusunan program pendampingan&#13;
individual, pembiasaan aktivitas sehari-hari, pendampingan bertahap, serta&#13;
monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan. Pekerja sosial menjalankan peran&#13;
sebagai broker, mediator, enabler, facilitator, advocator, dan initiator dalam&#13;
mendukung proses tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan&#13;
membangun kemandirian ADL dipengaruhi oleh pelaksanaan peran pekerja sosial&#13;
yang didukung kolaborasi dengan pengasuh dan lingkungan panti, sehingga anak&#13;
penyandang tunagrahita mampu mengembangkan kemampuan fungsional sesuai&#13;
dengan potensi yang dimiliki.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">361.3 Pekerjaan Sosial, Filantropi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-07-23</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;PASCASARJANA</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>