<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>RESOLUSI KONFLIK ATAS PEROBOHAN PATUNG DI RUANG PUBLIK PURWAKARTA OLEH EKS KELOMPOK FPI</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 19105020006</mods:namePart><mods:namePart type="family">Alwan Nurrohman</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini membahas konflik sosial yang terjadi atas perobohan patung wayang di ruang publik Purwakarta oleh Kelompok Front Pembela Islam (FPI). Konflik berawal dari perbedaan penafsiran antara pemerintah daerah yang memandang patung sebagai simbol budaya Sunda, dan kelompok FPI yang menilainya sebagai bentuk kemusyrikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya perobohan patung serta menjelaskan bagaimana proses resolusi konflik dilakukan antara kedua belah pihak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif lapangan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan teori konflik Lewis A. Coser yang memandang konflik sebagai proses sosial yang berpotensi menghasilkan fungsi positif, serta konsep ruang publik Jurgen Habermas untuk memahami dinamika komunikasi antara aktor-aktor yang terlibat. Hasil penelitian menunjukan bahwa konflik dipicu oleh tiga faktor utama, yaitu pemahaman keagamaan yang berbeda, kondisi sosial-ekonomi masyarakat, serta kepentingan politik lokal. Resolusi konflik dilakukan melalui musyawarah, mediasi pemerintah daerah, dan dialog antara FPI, tokoh masyarakat, serta pejabat pemerintah. Proses ini menghasilkan kesepakatan damai dan meredakan ketegangan di masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa konflik dapat dikelola secara konstruktif melalui komunikasi terbuka dan penghormatan terhadap simbol budaya serta keyakinan keagamaan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">361.2 Aksi Sosial</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Konflik</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-07-06</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>