<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PEMBINAAN KEAGAMAAN TERHADAP IBU-IBU PKK &#13;
DESA LUWUNGGEDE KECAMATAN TANJUNG &#13;
KABUPATEN DATI II BREBES JAWA TENGAH</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 02863303</mods:namePart><mods:namePart type="family">H. Nur Hidir</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang diselenggarakannya pembinaan keagamaan terhadap ibu-ibu PKK Desa Luwunggede, mengetahui pelaksanaan dan hasil pembinaan keagamaan, serta mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan pembinaan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan subjek penelitian ibu-ibu anggota PKK Desa Luwunggede. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, dokumentasi, dan observasi, kemudian data dianalisis untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan pembinaan keagamaan dan hasil yang dicapai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan dilaksanakan atas usulan pengurus dan sebagian anggota PKK yang merasa kurang memperoleh pembinaan rohani karena jarang mengikuti pengajian yang telah ada di desa. Kegiatan pembinaan dilaksanakan dua kali dalam satu bulan, yaitu pada Jumat pertama dan Jumat terakhir, dengan melibatkan enam orang pembina atau da’i. Peserta pembinaan berjumlah 102 orang anggota PKK. Materi yang disampaikan meliputi aqidah, syariah, akhlak, dan sejarah Islam, sedangkan metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, dan percontohan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh anggota PKK memperoleh pembinaan keagamaan dan sebagian besar peserta memahami materi yang disampaikan. Materi yang berkaitan dengan ibadah atau syariah menjadi salah satu materi yang paling bermanfaat dan dipraktikkan dalam kehidupan keluarga. Faktor pendukung pelaksanaan pembinaan meliputi adanya instruksi dari pemerintah, dukungan keluarga terutama suami, serta kerja sama yang baik antara pengurus dan pembina. Adapun faktor penghambatnya antara lain kurangnya kedisiplinan sebagian anggota dalam menghadiri kegiatan, belum adanya pedoman materi yang terstruktur, serta waktu pelaksanaan pada siang hari yang bertepatan dengan aktivitas anggota dalam membantu suami mencari nafkah.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">297.64 Aktivitas Dakwah, Pembinaan, Penyuluhan Agama</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">1994-03-09</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS DAKWAH</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>