TY - THES N1 - R. Umi Baroroh, M.Ag - Digitalisasi ID - digilib78591 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78591/ A1 - Mufrihatun, NIM.: 02411266 Y1 - 2007/04/07/ N2 - Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pembinaan PAI di TK ABA Karangduwur Petanahan Kebumen yang terkait dengan pola-pola pembinaannya, hasil yang dicapai, kelebihan dan kekurangan pola pembinaan PAI. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan mengambil latar TK ABA Karangduwur Petanahan Kebumen. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala sekolah. Metode pengumpulan data adalah dengan dokumentasi, observasi, wawancara. Metode analisis data menggunakan tiga tahap, yaitu deskriptif (menelaah), reduksi data, dan penafsiran data. Untuk menguji keabsahan data digunakan teknik triangulasi, yaitu pemeriksaan sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan dalam pembinaan PAI menggunakan pola-pola pembiasaan, pola cerita dan nasehat, pola keteladanan. Pola pembiasaan dilakukan dengan kegiatan pemberian tugas dan pengulangan, membiasakan mengucapkan salam kepada guru dan teman, selalu berdo?a sebelum memulai dan mengakhiri pekerjaan. Pola cerita dan nasehat dilakukan dengan langkah-langkah: pendahuluan, pemaparan cerita, mendiskusikan cerita, mengaitkan cerita dengan kehidupan anak didik. Pola keteladanan dilakukan dengan kegiatan latihan keagamaan, mendahulukan kaki kanan ketika masuk kelas, mengucapkan kalimah-kalimah tayyibah. Penerapan pola-pola pembinaan PAI dalam materi PAI yaitu Bidang Aqidah atau Keimanan, Bidang Ibadah, dan Al-Qur'an. Penilaian atau evaluasi dari pembinaan PAI adalah dengan cara Portofolio, yaitu kumpulan hasil karya dan dokumen anak didik, Observasi atau pengamatan yaitu, pengamatan langsung terhadap sikap dan perilaku anak, kecakapan yaitu, perilaku anak ketika ditanya oleh guru, penugasan yaitu, pemberian tugas kepada anak didik dalam waktu tertentu. Kelebihan pola pembinaan PAI ialah: 1) anak lebih cepat menghafal berbagai macam hafalan, 2) melatih daya ingat anak, 3) adanya pengawasan yang lebih dari guru, 4) guru lebih banyak berkreasi, 5) memotivasi anak untuk lebih giat belajar, 6) anak lebih mudah menyerap dan memahami materi PAI. Kekurangan: 1) kurangnya guru agama untuk membina PAI, 2) kurangnya waktu dan tenaga, 3) anak yang kurang fasih mengucapkan kalimat merasa minder, 4) terbatasnya buku cerita keagamaan, 5) banyaknya materi yang dihafalkan membuat anak mudah lupa materi sebelumnya. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Pendidikan Agama Islam; TK ABA karangduwur; pembinaan PAI. M1 - skripsi TI - PEMBINAAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI TAMAN KANAK-KANAK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL(ABA) KARANGDUWUR PETANAHAN KEBUMEN AV - restricted EP - 117 ER -