@phdthesis{digilib78619, month = {April}, title = {ANALISIS SISTEM MONITORING DAN EVALUASI PELAKSANAAN ZAKAT DI LAZIS MASJID SYUHADA YOGYAKARTA (Periode 2004-2007)}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 04240002 Ata Amrullah}, year = {2009}, note = {Drs. A. Machfudz Fauzy, M.Pd - Digitalisasi}, keywords = {Monitoring, Evaluasi, Pelaksanaan Zakat}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78619/}, abstract = {Skripsi ini berjudul ?Analisis Sistem Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Zakat di LAZIS Masjid Syuhada Yogyakarta (Periode 2004-2007)?. Sistem Monitoring sangat penting sebagai produk perencanaan yang mendukung terhadap efektivitas. Monitoring bertindak sebagai kriteria penilaian pelaksanaan kerja (program) terhadap rencana. Monitoring juga menjadi bagian dari rencana baru. Demikian juga dengan evaluasi. Dalam sebuah manajemen, evaluasi juga berfungsi sebagai proses pemeriksaan serta upaya agar dalam pelaksanaan kerja (program) dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah digariskan di awal. Selanjutnya, penelitian ini memfokuskan terhadap sistem monitoring dan evaluasi dari pelaksanaan zakat, yang berlokasi di LAZIS Masjid Syuhada, Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem evaluasi dan monitoring dari pelaksanaan zakat. Jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang berdasarkan data empiris, bersifat deskriptif-kualitatif. Yang berupa mengungkap data berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana apa adanya dengan pernyataan-pernyataan yang bersifat kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan metode interview, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis data dilakukan dengan memberi makna (interpretatif) terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dan dari makna itulah ditarik kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem monitoring dan evaluasi pelaksanaan zakat di LAZIS Masjid Syuhada belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini dapat terjadi karena dipengaruhi oleh dua faktor. Pertama, faktor penunjang, LAZIS Syuhada melakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga yang ada di Yogyakarta, baik itu lembaga swasta maupun lembaga pemerintahan untuk mengembangkan partisipasi masyarakat dalam melaksanakan kewajiban zakatnya. Kedua, faktor penghambat, ini berasal dari internal LAZIS, Sumber Daya Manusia (karyawan) yang belum profesional. Tentunya, ini berdampak terhadap program-program yang telah direncanakan. Akibatnya ada beberapa program yang telah direncanakan belum bisa terealisasi dengan baik. Faktor penghambat yang lain adalah minimnya kepercayaan para muzaki kepada LAZIS. Selanjutnya problema dari LAZIS Syuhada adalah terkait pada manajemen operasional yang masih kurang tertata, sehingga menimbulkan disconnection dengan pihak eksternal. Dengan demikian menurut teori analisis SWOT, strategi yang harus diperhatikan dan diterapkan adalah memfokuskan pada minimalisasi masalah-masalah lembaga sehingga dapat merebut peluang yang lebih baik. Jadi membenahi diri untuk dapat memiliki kembali peluang-peluang yang dapat dimiliki.} }