%0 Thesis %9 Skripsi %A Royya Maftuhah, NIM.: 04390069 %B FAKULTAS SYARI'AH DAN HUKUM %D 2009 %F digilib:78655 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K asset growth, debt to equity ratio, return on equity %P 112 %T PENGARUH ASSET GROWTH, DEBT TO EQUITY RATIO, RETURN ON EQUITY, TOTAL ASSET TURNOVER DAN EARNING PER SHARE TERHADAP BETA SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG MASUK DALAM KELOMPOK JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) PERIODE 2005 – 2007 %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78655/ %X Risiko merupakan salah satu hal yang memengaruhi keputusan investor dalam berinvestasi di pasar modal. Salah satu jenis risiko yang dihadapi oleh pemodal adalah risiko sistematis. Risiko jenis ini tidak dapat dihilangkan melalui diversifikasi dan biasanya diukur dengan beta. Dengan demikian, analisis investasi memerlukan kejelasan tentang faktor-faktor yang menentukan risiko sistematis atau beta. Risiko ini dipengaruhi oleh beberapa faktor fundamental perusahaan yang berupa rasio-rasio keuangan dan faktor karakteristik pasar tentang saham perusahaan. Penelitian ini menguji dan menganalisis pengaruh asset growth, debt to equity ratio, return on equity, total asset turnover dan earning per share terhadap beta saham. Saham yang diteliti adalah saham-saham yang masuk dalam kelompok Jakarta Islamic Index (JII) secara konsisten selama tahun 2005 sampai 2007. Variabel yang digunakan adalah variabel fundamental yang terdiri dari asset growth (AG), debt to equity ratio (DER), return on equity (ROE), total asset turnover (TATO), dan earning per share (EPS). Data penelitian ini adalah data sekunder dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD) dan Pusat Data Pasar Modal di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia serta laporan keuangan tahunan perusahaan yang masuk dalam kelompok JII selama tahun 2005-2007 serta diolah dengan model regresi linear berganda menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap beta saham adalah asset growth dan return on equity. Sedangkan variabel yang tidak berpengaruh signifikan terhadap beta saham adalah DER, TATO dan EPS. Sedangkan sig. F sebesar 0.040<0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa kelima variabel secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap beta saham. Kelima variabel tersebut berpengaruh terhadap beta saham sebesar 20% dan sisanya sebesar 80% dijelaskan oleh variabel lain di luar model dan faktor fundamental lainnya. %Z H. Syafiq Mahmadah Hanafi, S.Ag., M.Ag dan Drs. A. Yusuf Khoiruddin, S.E., M.Si - Digitalisasi