<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>TRANSFORMASI DAN RESILIENSI MUSTAHIK PEREMPUAN: STUDI PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI BERBASIS ZAKAT PRODUKTIF Z-CORNER BAZNAS BANYUMAS</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 24200011093</mods:namePart><mods:namePart type="family">Aldi Abdul Ghofar</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tesis ini mendiskusikan peran mustahik perempuan dalam ekosistem&#13;
pendayagunaan zakat produktif, di tengah pergeseran paradigma pengelolaan&#13;
zakat Indonesia. Tujuan utama tesis ini adalah untuk mengkaji dan mendiskusikan&#13;
kontribusi, transformasi agensi, serta model resiliensi ekonomi mustahik&#13;
perempuan dalam studi program Z-Corner BAZNAS kabupaten Banyumas.&#13;
Penelitian ini berupaya menjawab dua pertanyaan utama: (1) bagaimana&#13;
pentasarufan program Z-Corner mampu memfasilitasi transformasi perempuan&#13;
dari kondisi kerentanan struktural menuju agensi ekonomi yang aktif dan mandiri;&#13;
dan (2) bagaimana model resiliensi ekonomi perempuan terbentuk sebagai strategi&#13;
penjamin keberlangsungan usaha jangka panjang. Dalam menjawab rumusan&#13;
masalah tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif lapangan (field&#13;
research) yang dianalisis menggunakan kerangka teori pemberdayaan perempuan,&#13;
agensi, dan dinamika relasi kuasa.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian kemandirian ekonomi&#13;
perempuan dalam ekosistem Z-Corner sejatinya bukanlah hasil deterministik dari&#13;
rancangan program yang bersifat netral gender (gender-neutral by design),&#13;
melainkan buah dari daya tawar, negosiasi kritis, dan kapasitas agensial mustahik&#13;
perempuan itu sendiri. Berdasarkan hasil analisis, transformasi perempuan menuju&#13;
kemandirian berjalan melalui tiga tahapan fundamental. Pertama, dukungan&#13;
sumber daya program (material, manusia, dan sosial) tidak hanya memenuhi&#13;
Kebutuhan Gender Praktis (KGP), tetapi memicu kesadaran kritis perempuan&#13;
untuk lepas dari ketergantungan pasif. Kedua, terjadinya dekonstruksi relasi kuasa&#13;
yang meruntuhkan hegemoni power over menjadi kekuatan power to dan power&#13;
from within di ranah personal, domestik, dan kolektif. Ketiga, adanya mitigasi&#13;
kemiskinan waktu (time poverty) melalui kearifan lokal sehingga peningkatan&#13;
peran produksi perempuan tidak berujung pada eksploitasi beban ganda (double&#13;
burden). Model resiliensi ekonomi mustahik perempuan Z-Corner dibangun atas&#13;
integrasi empat pilar utama: pilar struktural (akses ruang strategis dan regulasi),&#13;
pilar agensial (kedisiplinan arus kas), pilar kolektif (filosofi lokal "urip bareng,&#13;
mlaku bareng, slamet bareng"), dan pilar spiritual-transendental.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">297.33 Badan Amil Zakat</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-08-11</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;PASCASARJANA</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>