<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>AGAMA, PEMUDA, DAN PEMBERDAYAAN : ADAPTASI MANDIRI ENTERPRENEUER CENTRE (MEC) DENGAN DINAMIKA KELOMPOK USIA DAN STRUKTUR PASAR</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 24200011094</mods:namePart><mods:namePart type="family">Try Sujatmiko Ramadhani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tesis ini mengkaji seputar peran Faith Based Organizatiton (FBO) atau organisasi berbasis agama dalam pemberdayaan pemuda. FBO yang dimaksud adalah Mandiri Enterpreneuer Centre (MEC). MEC merupakan program pemberdayaan pemuda di bawah naungan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Yatim Mandiri. Serapan atau integrasi pemuda ke dalam dunia kerja menjadi masalah yang terjadi secara global termasuk di Indonesia. Liberalisasi ekonomi yang merubah struktur pasar kerja dan krisis ekonomi menjadi faktor yang menyebabkan angka pengangguran yang tinggi di kalangan pemuda. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) kelompok pemuda di Indonesia merupakan tingkat pengangguran tertinggi jika dibandingkan dengan kelompok usia lainnya. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap studi peran MEC sebagai FBO dalam pemberdayaan ekonomi pemuda khususnya bagaimana mengantarkan pemuda ke dalam dunia kerja. Selain itu penelitian ini juga akan melihat sejauh mana faktor agama dan kelompok generasi yaitu millenial dan gen-Z mempengaruhi serapan pemuda ke dunia kerja. Riset ini dimulai dengan menggunakan data kuantitatif sekunder dari laporan serapan alumni MEC yang memberikan profil umum para alumni untuk kemudian dianalisis dengan data kualitatif berupa dokumen dan buku seputar MEC, wawancara alumni, dan observasi.&#13;
Tesis ini menunjukkan transformasi program MEC dari aspek penerapan sistem asrama, 3 lokasi asrama, dan 6 pilihan jurusan yang sebelumnya bebas memilih berasrama atau tidak, lokasi asrama yang tersebar di berbagai daerah dan pilihan jurusan yang lebih bervariasi. MEC bukan sedekar lembaga pelatihan kerja, namun struktur pemberdayaan berasrama yang dilakukan melalui kombinasi akademik, spiritual, dan wirausaha dalam membentuk peserta menjadi agen yang mandiri dalam dunia kerja. Nilai-nilai spiritual menjadi faktor yang digunakan para alumni ketika masuk ke dalam dunia kerja. Mereka menggunakan agama sebagai strategi agensi ketika bersinggungan dalam struktur pasar kerja. Faktor agama ini dijadikan pegangan untuk semua kelompok generasi MEC baik generasi millenial maupun Gen-Z.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">307.2 Pemberdayaan Masyarakat</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-08-19</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;PASCASARJANA</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>