@phdthesis{digilib78667, month = {May}, title = {AL QISSAT AL QASIRAH MADRASAT AL MUGHAFFILIN LI TAWFIQ AL HAKIM: Dirasah tahliliyah Ijtima'iyah Adabiyah}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {00110141 WIQOYAH}, year = {2006}, keywords = {Madrasah al Mughaffilin, Taufik al Hakim, sosiologi sastra}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78667/}, abstract = {Karya sastra lahir di tengah-tengah masyarakat sebagai hasil imajinasi pengarang serta refleksinya terhadap gejala-gejala sosial di sekitarnya. Oleh karena itu, kehadiran karya sastra merupakan bagian dari kehidupan masyarakat. Dalam hal ini menurut Swingewood sastra merupakan sebuah refleksi lingkungan sosial budaya yang merupakan tes dialektika antara pengarang dengan situasi sosiaJ yang membentuknya ataupun merupakan penjelasan suatu sejarah diaJektika yang dikembangkan dalam karya sastra. Cerpen "Madrasah al-Mughaffiliin" karya Taufik al-Hakim yang merupakan salah satu cerpen dalarn antologinya yang berjudul Lailah az-Z(faf, yang diterbitkan pada tahun 1966 ini bercerita tentang kondisi sosial masyarakat Arab, khususnya Mesir dan fenomena di dalamnya, di mana al-Hakim menghadapi berbagai persoaJan wanita. Yang perlu diperhatikan, bahwasanya al?Hakim benar-benar bersandar pada kisah tersebut pada pertentangan dalam bentuk yang sempuma. Pertentangan antara apa yang kita harapkan dari wanita dan apa yang senyatanya terjadi padanya. Hal yang menarik dari cerpen ini adalah bahwa sang pengarang mengemas cerita secara ringkas dan simple, namun banyak hat dari aktifitas manusia, kondisi sosial masyarakat yang sering dijumpai daJarn kehidupan sehari-hari terekam di dalamnya dengan karakter-karakter yang diwakili oleh tokoh-tokoh dalam cerpen tersebut. Untuk menganalisis cerpen ini, penulis menggunakan pendekatan sosiologi sastra, karena sastra bukanlah sesuatu yang otonom, melainkan sesuatu yang terikat erat dengan situasi dan kondisi lingkungan tempat karya sastra itu dilahirkan. Dengan menggunakan metode sosiologi sastra telah narnpak bahwa faktor yang berada di luar pengarang turut mempengaruhi terciptanya suatu karya. Dengan demikian dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa cerpen "Madrasah aJ-Mughaffiliin" memiliki hubungan yang erat dengan realitas sosial masyarakat Mesir, yang mana sastra meupakan cerminan masyarakat, karena pengarang sebagai pengahasil karya sastra tidak bisa dilepaskan dari masyarakat, dimana masyarakat merupakan tempat pengarang melakukan interaksi dan di masyarakatlah pengarang dapat mengeluarkan ide-idenya dalam menciptakan karyanya.} }