<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PENGARUH PENGEMBALIAN PR MATEMATIKA YANG DIKOREKSI&#13;
TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA&#13;
KELAS Il SEMESTER 3 SMP MUHAMMADIYAH I YOGYAKARTA TAHUN 1993</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 88460128</mods:namePart><mods:namePart type="family">Wahidah Cholis Pujiyastati</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya upaya meningkatkan prestasi belajar matematika siswa melalui pemberian pekerjaan rumah (PR) yang terarah serta keterlibatan orang tua dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembalian PR matematika yang telah dikoreksi dan ditandatangani orang tua terhadap prestasi belajar matematika siswa, serta mengetahui pengaruh peran orang tua dalam proses belajar mengajar matematika terhadap peningkatan prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan membandingkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas II SMP Muhammadiyah I Yogyakarta tahun ajaran 1993/1994 yang berjumlah 168 siswa. Sampel penelitian melibatkan siswa kelas IIC sebagai kelompok eksperimen dan kelas IIB sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Instrumen tes berupa tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest), sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji t (t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar matematika siswa yang memperoleh PR yang dikoreksi guru, kemudian dikembalikan kepada siswa untuk ditandatangani orang tua dan dikumpulkan kembali kepada guru, lebih baik dibandingkan dengan siswa yang memperoleh PR yang hanya dikoreksi dan dikembalikan tanpa tanda tangan orang tua. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 2,602, lebih besar daripada nilai t tabel pada taraf signifikansi yang digunakan, sehingga terdapat perbedaan prestasi belajar yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan demikian, pengembalian PR matematika yang dikoreksi dan melibatkan tanda tangan orang tua berpengaruh terhadap peningkatan prestasi belajar matematika siswa. Peran aktif orang tua berupa perhatian, sikap, dan pengertian terhadap kegiatan belajar juga dapat memberikan motivasi kepada siswa dalam belajar.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Matematika</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">1994-07-26</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS TARBIYAH</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>