    {
      "subjects": [
        297.01
      ],
      "eprintid": 78722,
      "date": "2026-09",
      "userid": 12243,
      "documents": [
          {
            "language": "id",
            "placement": 1,
            "eprintid": 78722,
            "files": [
                {
                  "hash_type": "MD5",
                  "mtime": "2026-10-06 05:16:20",
                  "datasetid": "document",
                  "fileid": 1874952,
                  "objectid": 1079166,
                  "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/file\/1874952",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "hash": "ad303c5ec9607fb7fffd4ee2ef7d0ff6",
                  "filesize": 2282037,
                  "filename": "Pembaharuan Pemikiran__2026---1.pdf"
                }
            ],
            "content": "published",
            "rev_number": 3,
            "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/document\/1079166",
            "main": "Pembaharuan Pemikiran__2026---1.pdf",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "docid": 1079166,
            "format": "text",
            "security": "public",
            "pos": 1,
            "formatdesc": "PEMBAHARUAN PEMIKIRAN KEAGAMAAN DALAM ISLAM"
          }
      ],
      "rev_number": 8,
      "creators": [
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "given": "-",
            "honourific": null,
            "family": "Shofiyullah Muzammil"
          }
        }
      ],
      "dir": "disk0\/00\/07\/87\/22",
      "keywords": "tajdid; islah; pembaharuan pemikiran Islam; ijtihad; tsawabit, mutaghayyirat; teks dan konteks; pemikiran Islam kontemporer",
      "lastmod": "2026-10-06 05:20:05",
      "ispublished": "pub",
      "isbn": "978-623-8380-38-1",
      "publisher": "Q-MEDIA",
      "metadata_visibility": "show",
      "date_type": "published",
      "eprint_status": "archive",
      "status_changed": "2026-10-06 05:20:05",
      "volume": "Cet. 1",
      "datestamp": "2026-10-06 05:20:05",
      "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/eprint\/78722",
      "full_text_status": "public",
      "refereed": "TRUE",
      "contact_email": "muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id",
      "divisions": [
        "a-buku"
      ],
      "abstract": "Buku Pembaharuan Pemikiran Keagamaan dalam Islam membahas dinamika pembaharuan pemikiran Islam sebagai bagian penting dari tradisi intelektual Islam dalam merespons perubahan zaman. Pembaharuan (tajdid) dipahami bukan sebagai upaya mengubah substansi agama, melainkan sebagai ikhtiar menghidupkan kembali pesan dan nilai Islam melalui pembaruan pemahaman, interpretasi, dan implementasinya sesuai dengan perkembangan konteks. Kerangka ini bertolak dari pembedaan antara wilayah tsawabit, yaitu prinsip-prinsip dasar agama yang bersifat tetap, dan mutaghayyirat, yaitu wilayah pemikiran dan praktik yang terbuka bagi ijtihad dan perubahan.\r\nPembahasan buku ditelusuri secara historis dan kritis melalui gagasan serta gerakan pembaharuan sejak ijtihad Umar bin Khattab, pemikiran al-Ghazali, Ibnu Taimiyah, Ibnu Khaldun, Syah Waliyullah, Muhammad bin Abdul Wahhab, Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, Rasyid Ridha, Sir Sayyid Ahmad Khan, Muhammad Iqbal, hingga pembaharuan pemikiran Islam di Nusantara. Kajian kemudian diarahkan pada pemikiran Fazlur Rahman, Nasr Hamid Abu Zayd, Mohammed Arkoun, serta isu-isu kontemporer seperti gender, pluralisme, demokrasi, toleransi, dan keberagamaan di era disrupsi digital.\r\nBuku ini menunjukkan bahwa benang merah gerakan tajdid lintas zaman terletak pada dialektika antara teks (nass) dan konteks (waqi‘). Para pembaharu sama-sama kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah, tetapi mengembangkan cara pembacaan yang berbeda sesuai dengan problem dan kebutuhan zamannya. Karena itu, pembaharuan yang sehat bukanlah pemutusan hubungan dengan tradisi, tetapi dialog kritis antara warisan keilmuan Islam dan tuntutan perubahan.\r\nPada konteks kontemporer, disrupsi digital, media sosial, kecerdasan buatan, perubahan otoritas keagamaan, dan derasnya arus informasi menghadirkan tantangan baru yang menuntut keberanian melakukan ijtihad sekaligus kedalaman spiritual. Buku ini pada akhirnya menegaskan bahwa proyek tajdid merupakan proses yang tidak pernah selesai. Tujuannya bukan sekadar melahirkan gagasan baru, tetapi menghadirkan pemikiran Islam yang tetap berakar pada sumber ajaran, terbuka terhadap perubahan, serta mampu mewujudkan keadilan, kasih sayang, kemaslahatan, dan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin).",
      "type": "book",
      "title": "PEMBAHARUAN PEMIKIRAN KEAGAMAAN DALAM ISLAM",
      "pages": 440
    }