<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>STRATEGI PEMBELAJARAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN HUMANISTIK DALAM MENDUKUNG PEMBENTUKAN SIKAP RELIGIUS SISWA SMA NEGERI 8 YOGYAKARTA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 24204011007</mods:namePart><mods:namePart type="family">Mizlan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang masih cenderung berorientasi pada aspek kognitif sehingga proses internalisasi nilai religius peserta didik belum berlangsung secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan guru Pendidikan Agama Islam menerapkan pendekatan humanistik, mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran yang digunakan, menganalisis proses internalisasi nilai religius, serta menjelaskan manifestasi sikap religius peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus di SMA Negeri 8 Yogyakarta. Informan penelitian terdiri atas tiga guru Pendidikan Agama Islam dan lima peserta didik kelas XI. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan humanistik diterapkan dengan memandang peserta didik sebagai individu yang memiliki potensi, kebutuhan, dan pengalaman belajar yang beragam. Implementasi pendekatan tersebut diwujudkan melalui dialog edukatif, komunikasi humanis, keteladanan, pembiasaan religius, refleksi diri, dan pembelajaran kontekstual yang membentuk pengalaman belajar bermakna. Pengalaman belajar tersebut menjadi ruang berkembangnya proses internalisasi nilai religius yang tercermin dalam keterbukaan terhadap nilai agama, pemaknaan, refleksi dan pembiasaan, serta aktualisasi nilai dalam kehidupan sekolah. Manifestasi sikap religius peserta didik tampak pada disiplin beribadah, kesadaran spiritual, sikap menghargai sesama, dan tanggung jawab moral. Penelitian ini menghasilkan konstruksi konseptual yang menjelaskan keterkaitan antara pendekatan humanistik sebagai landasan pedagogis, strategi pembelajaran, pengalaman belajar yang bermakna, proses internalisasi nilai religius, dan manifestasi sikap religius peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">371.36 Metode Pengajaran, Metode Pembelajaran</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-07-14</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>