%0 Thesis %9 Skripsi %A Ir. Bron Laksana, NIM.: 89210529 %B FAKULTAS DAKWAH %D 1997 %F digilib:78754 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K Pusat Informasi Pesantren (PIP); Peranan Dakwah; Sikap Masyarakat; Keluarga Berencana (KB); Kelurahan Wonokromo %P 96 %T PERANAN PUSAT INFORMASI PESANTREN AL MAHALI DAN TANGGAPAN SERTA SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) DI KELURAHAN WONOKROMO, PLERET, BANTUL %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78754/ %X Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peranan Pusat Informasi Pesantren (PIP) Al Mahali dalam menyebarluaskan informasi mengenai Program Keluarga Berencana (KB), serta untuk mengetahui tanggapan dan sikap masyarakat Dusun Brajan, Kelurahan Wonokromo, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul terhadap program tersebut. PIP Al Mahali merupakan lembaga swadaya berbasis pesantren yang berfungsi sebagai wadah informasi pembangunan dan media komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu rumah tangga di Dusun Brajan yang memenuhi kriteria tertentu sebanyak 190 orang. Sampel diambil sebanyak 50% dari populasi, yaitu 80 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui metode angket/kuesioner sebagai metode utama, dibantu dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan tabel frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PIP Al Mahali menjalankan peranannya dengan baik sebagai sarana edukasi, dinamisator, dan fasilitator informasi KB melalui pendekatan bahasa dan ajaran agama Islam. Sebanyak 66,25% responden aktif mengikuti kegiatan PIP dan sering menerima informasi KB dari petugas PIP. Penyampaian materi yang sederhana dan mudah dipahami menyebabkan mayoritas masyarakat (83,75%) memahami informasi yang diberikan. Tanggapan dan sikap masyarakat Dusun Brajan terhadap Program KB sangat positif. Sebanyak 85,00% responden menyetujui anjuran pemerintah tentang pendewasaan usia perkawinan, 78,75% menolak perkawinan di bawah umur, dan 100% mendukung perlunya persiapan sebelum menikah. Selain itu, 90,00% responden mendukung anjuran pengaturan jarak kelahiran. Secara umum, keberadaan PIP Al Mahali terbukti efektif mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS) yang sejalan dengan nilai-nilai keluarga sakinah dalam Islam. %Z Dra. Hj. Siswati Dardiri dan Drs. Abdul Qodir Syafi 'i - Digitalisasi