%A NIM.: 89410987 Eni Fathurrohmah %O Drs. A. Miftah Baidlowi - Digitalisasi %T PENGAJARAN AL-QUR'AN DI TKA-TPA KEMUSUK SOMENGGALAN DESA ARGOMOLYO KECAMATAN SEDAYU KABUPATEN BANTUL ( KAJIAN DARI SEGI MATERI DAN METODE ) %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan membaca dan menulis Al-Qur'an sejak usia dini guna membina generasi Qur'ani yang tangguh dan bertakwa, sejalan dengan program pemerintah dan umat Islam dalam penuntasan buta huruf Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan pengajaran Al-Qur'an di TKA–TPA Kemusuk Somenggalan ditinjau dari segi materi dan metode yang digunakan, aktivitas santri, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pencapaian prestasi belajar santri. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Populasi penelitian adalah seluruh santri TKA–TPA Kemusuk Somenggalan yang berjumlah 280 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Stratified Random Sampling sebesar 25% dari populasi, sehingga diperoleh sampel sebanyak 70 santri dari 6 tingkatan kelas. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi partisipan, wawancara (interview), dokumentasi, dan angket. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan pola pikir induktif, serta analisis kuantitatif sederhana menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan pengajaran Al-Qur'an di TKA–TPA Kemusuk Somenggalan menggunakan materi pokok berupa buku Iqro’ (jilid 1–6) dan dilanjutkan dengan tadarruj Al-Qur'an, serta materi penunjang meliputi hafalan surat-surat pendek, hafalan bacaan shalat, doa sehari-hari, ayat-ayat pilihan, menulis huruf hijaiyah, dan kegiatan Bermain, Cerita, dan Menyanyi (BCM). (2) Metode pengajaran yang diterapkan berpusat pada metode Iqro’ yang dikembangkan dengan Thariqah Shautiyyah (metode bunyi), disamping penggunaan metode ceramah saat privat/klasikal, simak ulang (munaqasyah / menyimak), privat (asistensi), dan pembiasaan. (3) Aktivitas dan prestasi belajar santri menunjukkan tingkat penguasaan yang baik pada materi bacaan Al-Qur'an maupun materi penunjang hafalan. (4) Faktor pendukung utama meliputi adanya sarana gedung tersendiri, kepengurusan yayasan yang solid, serta antusiasme masyarakat. Adapun faktor penghambatnya mencakup keterbatasan jumlah tenaga pengajar (ustadz/ustadzah) dibanding rasio jumlah santri, alokasi waktu yang terbatas, serta penurunan minat santri pasca-wisuda untuk melanjutkan ke jenjang tadarruj Al-Qur'an. %K Pengajaran Al-Qur'an, TKA–TPA, Materi Pengajaran, Metode Iqro’ %D 1995 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib78792