eprintid: 78794 rev_number: 8 eprint_status: archive userid: 13187 dir: disk0/00/07/87/94 datestamp: 2026-10-09 06:47:04 lastmod: 2026-10-09 06:47:04 status_changed: 2026-10-09 06:47:04 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: 199507152025052003@uin-suka.ac.id creators_name: Siti Musfirotun, NIM.: 90530668 title: AL-LIWATH DALAM AL-QUR'AN (Tafsir Tematik) ispublished: pub subjects: 297.1226 divisions: jur_tha full_text_status: restricted keywords: al-liwath; tafsir tematik (maudhu'i); kisah nabi luth; penyimpangan seksual note: Drs. H. A Chaliq Muchtar dan Dra. Sekar Ayu Aryani, MA - Digitalisasi abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai perbuatan al-liwath (penyimpangan seksual/homoseksualitas) baik pada masa Nabi Luth maupun pada masa modern beserta dampak negatif yang ditimbulkannya, serta mengkaji ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan al-liwath guna menumbuhkan kesadaran dan semangat keagamaan bagi penulis dan pembaca. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode tafsir tematik (maudhu'i). Pengumpulan data dilakukan dengan menghimpun ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan al-liwath (seperti yang diungkapkan melalui term sayyi'at, fahisyah, dan khabith), menyusunnya secara kronologis berdasarkan masa turunnya ayat beserta asbabun nuzul-nya, serta melengkapinya dengan rujukan Kutubus Sittah, kitab-kitab tafsir (seperti Tafsir Al-Manar dan Tafsir Al-Azhar), serta literatur ilmu jiwa dan kesehatan. Data dianalisis secara komprehensif untuk memperoleh kesimpulan yang utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-liwath menurut Al-Qur'an adalah perbuatan bersetubuh atau melampiaskan syahwat antara sesama jenis kelamin (baik antar-laki-laki maupun antar-perempuan) yang dinyatakan sebagai perbuatan keji (fahisyah), buruk (sayyi'at), dan kotor (khabith) yang melampaui batas fitrah kemanusiaan. Al-Qur'an mengisahkan kehancuran kaum Nabi Luth sebagai iktibar agar umat manusia tidak mengulangi perbuatan tersebut. Pada masa modern, perilaku penyimpangan seksual ini kembali merebak akibat pudarnya nilai keagamaan dan pengaruh kebebasan pergaulan. Dampak yang ditimbulkannya sangat fatal, baik berupa kerusakan moral, ancaman keutuhan keluarga dan masyarakat, hingga timbulnya penyakit berbahaya yang belum ada obatnya seperti AIDS. Pencegahan dan penanggulangan al-liwath harus dilakukan dengan menguatkan kembali pelaksanaan hukum Allah, membentengi moral masyarakat, serta meningkatkan kesadaran keagamaan. date: 1996-08-12 date_type: published pages: 91 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS USHULUDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: Siti Musfirotun, NIM.: 90530668 (1996) AL-LIWATH DALAM AL-QUR'AN (Tafsir Tematik). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78794/1/90530668_BAB%20I_BAB%20PENUTUP%20dan%20DAFTAR%20PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78794/2/90530668_BAB%20II%20sampai%20BAB%20III.pdf