%0 Thesis %9 Skripsi %A Jumiati, NIM.: 9722 2226 %B FAKULTAS DAKWAH %D 2002 %F digilib:78808 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K Bimbingan Rohani, Pendampingan Pastoral, Pasien Rawat Inap, RSU PKU Muhammadiyah, RS Panti Rapih, Studi Komparatif. %P 131 %T STUDI KOMPARATIF PELAKSANAAN BIMBINGAN ROHANI TERHADAP PASIEN DI RSU PKU MUHAMMADIYAH DAN RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78808/ %X Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan rohani terhadap pasien rawat inap serta menganalisis persamaan dan perbedaan metode serta materi bimbingan rohani yang diterapkan di RSU PKU Muhammadiyah dan Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi komparatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara bebas terpimpin dengan pengurus rumah sakit, petugas bimbingan rohani, dan pasien; studi dokumentasi; serta observasi non-partisipan di lokasi penelitian. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-kualitatif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua rumah sakit menyelenggarakan bimbingan rohani/pendampingan secara holistik untuk memberikan ketenangan jiwa dan membantu proses penyembuhan pasien. Persamaannya terletak pada penggunaan metode secara langsung (face to face atau tatap muka langsung di bangsal) maupun tidak langsung (melalui media buku tuntunan/renungan dan audio), serta berpijak pada Kitab Suci masing-masing (Al-Qur'an/Hadits dan Al-Kitab). Perbedaannya terletak pada aspek cakupan dan sistem pelayanan: RSU PKU Muhammadiyah menerapkan bimbingan rohani Islam yang mencakup materi Aqidah, Fiqih (tata cara thaharah, shalat, dan puasa orang sakit), serta Akhlak, secara individual maupun massal (melalui studio radio Asy-Syifa', siaran TV internal, ceramah/kultum, kaligrafi, dan kunjungan rutin 24 jam). Sedangkan di RS Panti Rapih, pendampingan pastoral (melalui Unit PASSOSMED) dilakukan secara individual sesuai kebutuhan/skala prioritas dan kondisi khusus pasien (seperti pelayanan sakramen orang sakit, baptis darurat, tobat, dan doa ekaristi) yang menekankan penguatan iman, penyerahan diri, dan pendampingan kasih tanpa membeda-bedakan latar belakang agama pasien. %Z Drs. Afif Rifa'i, M.S - Digitalisasi