@phdthesis{digilib78877, month = {July}, title = {HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTRI PADA KELUARGA TKI DITINJAU DARI KOMPILASI HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI DESA CIKLAPA KECAMATAN KEDUNGREJA KABUPATEN CILACAP)}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 19103050047 Khoerul Umam}, year = {2026}, note = {Hj. Fatma Amilia, S.Ag., M.Si.}, keywords = {Hak Dan Kewajiban Suami Istri; keluarga TKI; Kompilasi Hukum Islam; hubungan jarak jauh.}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78877/}, abstract = {Penelitian ini mengkaji pelaksanaan hak dan kewajiban suami istri dalam keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) berdasarkan perspektif Kompilasi Hukum Islam (KHI) dengan studi kasus di Desa Ciklapa, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pasangan suami istri yang harus menjalani hubungan jarak jauh karena bekerja di luar negeri, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan dalam kehidupan rumah tangga, khususnya terkait pemenuhan hak dan kewajiban masing-masing pasangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pelaksanaan hak dan kewajiban suami istri dalam keluarga TKI serta menganalisis kesesuaiannya dengan ketentuan Kompilasi Hukum Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan sifat deskriptif analitis. Data primer diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi terhadap lima narasumber di Desa Ciklapa, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur, buku, dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan topik penelitian. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan ketentuan dalam Kompilasi Hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga TKI di Desa Ciklapa tetap berusaha menjalankan hak dan kewajiban rumah tangga meskipun berada dalam kondisi pernikahan jarak jauh. Pemenuhan kewajiban dilakukan dalam aspek ekonomi, biologis, dan psikologis. Suami tetap menjalankan perannya sebagai kepala keluarga dan penanggung jawab nafkah, sementara istri bekerja sebagai TKI atas persetujuan suami guna membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Selain itu, komunikasi yang baik, rasa saling percaya, dan pengertian antar pasangan menjadi faktor penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Berdasarkan tinjauan Kompilasi Hukum Islam, pelaksanaan hak dan kewajiban suami istri dalam keluarga TKI tersebut pada umumnya telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, walaupun masih terdapat keterbatasan akibat perpisahan jarak dan waktu.} }