eprintid: 78889 rev_number: 10 eprint_status: archive userid: 12243 dir: disk0/00/07/88/89 datestamp: 2026-10-08 04:33:48 lastmod: 2026-10-08 04:33:48 status_changed: 2026-10-08 04:33:48 type: book metadata_visibility: show contact_email: muchti.nurhidaya@uin-suka.ac.id creators_name: Muhammad Syarif, - creators_name: Esti Liana, - creators_name: Aris Risdiana, - creators_name: Sabaruddin Sondeng, - creators_name: Nicholas Simarmata, - creators_name: Lina Mariana, - creators_name: Hardin, - creators_name: Risnawati, - creators_name: Puteri Syarifah Al-Sakinah, - creators_name: Wina Nurhayati, - title: SDM DALAM PERSPEKTIF ORGANISASI PUBLIK ispublished: pub subjects: 658.3 divisions: a-buku full_text_status: public keywords: manajemen kinerja organisasi publik; aparatur publik; kinerja ASN; etika profesi abstract: Buku SDM dalam Perspektif Organisasi Publik menempatkan aparatur sipil negara sebagai jantung dari keberhasilan tata kelola pemerintahan. Dalam dunia sektor publik, birokrasi tidak hadir untuk mengejar laba materiil, melainkan mengemban amanah luhur: menghadirkan keadilan sosial, pelayanan bermutu, serta menjaga kepercayaan masyarakat. Karena itu, aparatur tidak lagi dipandang sekadar sebagai pelaksana aturan administratif yang kaku, melainkan sebagai aset strategis yang menentukan maju mundurnya pembangunan bangsa. Transformasi tersebut menuntut perombakan menyeluruh pada tata kelola kepegawaian melalui penerapan sistem merit yang objektif dan transparan. Sejak awal, kebutuhan pegawai dipetakan secara terukur lewat analisis beban kerja dan peramalan jabatan yang presisi. Proses rekrutmen dan seleksi dibuka seluas-luasnya berbasis kompetensi, bebas dari intervensi politik maupun relasi patronase. Kinerja aparatur pun dinilai bukan dari tumpukan berkas formalitas semata, melainkan dari manfaat nyata (outcome dan impact) yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Namun, keahlian dan sistem yang canggih tidak akan berjalan tanpa fondasi nilai. Bekerja di sektor publik menuntut motivasi pelayanan publik (Public Service Motivation)—sebuah panggilan moral dan altruisme yang melampaui sekadar gaji atau tunjangan kinerja. Integritas, etika profesi, serta disiplin hukum menjadi kompas utama bagi setiap aparatur agar terhindar dari penyalahgunaan wewenang dan konflik kepentingan. Keteladanan pimpinan yang melayani (servant leadership) hadir sebagai penggerak yang menginspirasi, membimbing, dan menjaga arah nilai-nilai tersebut tetap hidup di lingkungan kerja. Pada akhirnya, buku ini menyimpulkan bahwa reformasi birokrasi di era modern dan digital bukan semata tentang modernisasi teknologi atau perampingan struktur organisasi. Reformasi sejati bertumpu pada pergeseran budaya kerja: meruntuhkan kebiasaan lama yang lamban dan resistan terhadap perubahan, lalu menggantinya dengan budaya kerja yang adaptif, kolaboratif, profesional, serta berorientasi penuh pada kepentingan rakyat. date: 2026-02 date_type: published publisher: CV. REY MEDIA GRAFIKA place_of_pub: Yogyakarta pages: 195 refereed: TRUE isbn: 978-634-7618-11-5 citation: Muhammad Syarif, - and Esti Liana, - and Aris Risdiana, - and Sabaruddin Sondeng, - and Nicholas Simarmata, - and Lina Mariana, - and Hardin, - and Risnawati, - and Puteri Syarifah Al-Sakinah, - and Wina Nurhayati, - (2026) SDM DALAM PERSPEKTIF ORGANISASI PUBLIK. CV. REY MEDIA GRAFIKA, Yogyakarta. ISBN 978-634-7618-11-5 document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78889/1/SDM%20dalam%20Perspektif%20Organisasi%20Publik%20%281%29.pdf