eprintid: 78897 rev_number: 11 eprint_status: archive userid: 13192 dir: disk0/00/07/88/97 datestamp: 2026-10-12 06:57:08 lastmod: 2026-10-12 06:57:08 status_changed: 2026-10-12 06:57:08 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: 200106282025052007@uin-suka.ac.id creators_name: Khaulatul Fardah, NIM.: 05470024 title: IMPLEMENTASI TIGA ASPEK MBS DALAM PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI MTS NEGERI GONDOWULUNG SEWON BANTUL ispublished: pub subjects: 371.2. subjects: bim_kons divisions: jur_kis full_text_status: restricted keywords: bimbingan dan konseling; MBS note: Dr. H. Muh. Anis, M.A. - Digitalisasi abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa pentingnya tiga aspek MBS (keterbukaan, kerjasama dan partisipasi) serta penerapannya dalam pelayanan BK, karena ketiga aspek tersebut sangat berpengaruh sekali dalam kemajuan serta berhasil tidaknya pelayanan BK di MTs Negeri Gondowulung. Guru BK berusaha untuk memberikan pelayanan yang baik dengan cara menerapkan ketiga aspek MBS. Dari ketiga aspek tersebut (kerjasama, partisipasi, dan keterbukaan) bertujuan untuk peningkatan mutu layanan bimbingan dan konseling, yaitu untuk menghasilkan perubahan-perubahan positif (tingkah laku dan sikap) dalam diri peserta didik yang sedang berkembang menuju kedewasaan serta untuk membantu individu memperkembangkan diri secara optimal sesuai dengan tahap perkembangan predisposisi yang dimilikinya (seperti kemampuan dasar dan bakat), berbagai latar belakang yang ada serta sesuai dengan tuntutan positif lingkungannya. Dengan ketiga aspek MBS itu diterapkan siswa menjadi terlatih untuk bersosial dengan cara kerjasama dan berpartisipasi dalam pemecahan masalahnya sendiri dan dapat terbuka (tidak menutup-nutupi) masalah yang terjadi. Karena kita bukan manusia individu yang dapat memecahkan suatu permasalahan sendiri tetapi kita pasti membutuhkan bantuan orang lain. Faktor pendukung pelayanan bimbingan dan konseling adalah: 1) Adanya kerjasama dan partisipasi yang baik antara Guru BK dengan pihak terkait. 2) Kerjasama yang baik antara Orangtua/Wali Murid dengan Guru BK yang senantiasa memberikan dukungan dan perhatian terhadap setiap kegiatan sekolah. 3) Adanya Guru BK yang latar belakang pendidikannya memadai dan sesuai dengan keahliannya. 4) Adanya sistem peraturan sekolah yang dapat memperbaiki persentase siswa untuk tidak melakukan pelanggaran sehingga dapat terbina perilaku siswa yang baik. 5) Adanya kesadaran siswa untuk berubah atau tidak mengulangi kembali kesalahannya. 6) Adanya keterbukaan siswa dan pihak yang terkait untuk menyelesaikan masalah. Adapun faktor penghambat dalam pelayanan bimbingan dan konseling adalah: 1) Masih kurangnya kesadaran dan pemahaman dari pribadi siswa tentang Guru BK di Sekolah. 2) Kurang kerjasama dan partisipasi dari sebagian Wali Kelas dan Guru bidang studi, dalam penanganan siswa bermasalah. 3) Guru BK hanya mampu memberikan bimbingan dan pengawasan terhadap tingkah laku siswa di Sekolah. 4) Adanya anggapan dari beberapa Guru bahwa permasalahan siswa adalah tugas Guru BK saja. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil latar Madrasah Tsanawiyah dan yang menjadi subjek adalah kepala sekolah, guru BK, wali kelas dan siswa yang bermasalah. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dan dari makna itulah ditarik kesimpulan. date: 2009-09-08 date_type: published pages: 113 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: Khaulatul Fardah, NIM.: 05470024 (2009) IMPLEMENTASI TIGA ASPEK MBS DALAM PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI MTS NEGERI GONDOWULUNG SEWON BANTUL. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78897/1/05470024_BAB%20I_BAB%20PENUTUP%20dan%20DAFTAR%20PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78897/2/05470024_BAB%20II%20sampai%20BAB%20III.pdf