TY - THES N1 - Drs. H. Sa'ad Abdul Wahid dan Drs. H. Marwazi NZ. - Digitalisasi ID - digilib78935 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/78935/ A1 - Muh. Nashirudin, NIM.: 94342222 Y1 - 1999/05/25/ N2 - Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya fenomena pernikahan antaragama dan adanya perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai hukum menikahi wanita kitabiyah. Ibnu Umar r.a. secara tegas melarang pernikahan tersebut, sementara jumhur ulama membolekannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan dasar hukum pandangan Ibnu Umar r.a. dalam mengharamkan pernikahan dengan wanita kitabiyah serta merumuskan kejelasan hukum yang relevan dengan kondisi kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif. Pendekatan yang diterapkan mencakup pendekatan normatif dan filosofis, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dengan pola pikir deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Umar r.a. melarang seorang muslim menikahi wanita kitabiyah berdasarkan QS. Al-Baqarah ayat 221, karena menganggap Ahlulkitab termasuk kategori musyrik akibat keyakinan mereka terhadap Nabi Isa. Hal ini berbeda dengan jumhur ulama yang membolehkannya berdasarkan QS. Al-Ma'idah ayat 5. Namun, ditinjau dari kondisi masa kini, menikahi wanita kitabiyah terlarang. Penetapan hukum ini didasarkan pada metode sadd a?-?ari'ah untuk mengantisipasi timbulnya dampak buruk (mufsadat) terhadap keharmonisan rumah tangga maupun akidah keturunan. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - anita kitabiyat; Ibnu 'Ummar; pernikahan antaragama M1 - skripsi TI - MENIKAHI WANITA KITABIYAT (Studi Analisis terhadap Pendapat Ibnu 'Umar r.a.) AV - restricted EP - 78 ER -