%A NIM.: 05223571 Ida Sayekti %O Dr. H. Sukamta, M.A - Digitalisasi %T MANAJEMEN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB MA'HAD ALI BIN ABI THALIB DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA %X Pembelajaran bahasa Arab di Ma'had Ali Bin Abi Thalib berdasarkan pengamatan penulis, proses pembelajarannya cukup memuaskan, terbukti dengan semakin lancarnya mahasiswa dalam berbicara dengan menggunakan bahasa Arab dan mampunya lulusan ma'had tersebut untuk mengajar bahasa Arab dan pendidikan agama Islam. Tidak hanya lulusannya, mahasiswa yang masih belajar pun sudah bisa mengajar bahasa Arab. Fokus penelitian pada, bagaimanakah persiapan lembaga pembelajaran bahasa Arab yang meliputi seleksi mahasiswa, rekrutmen pengajar, supervisi, pembekalan dan pelatihan pengajar, penggunaan sarana dan prasarana dalam kegiatan pembelajaran. Bagaimanakah manajemen pembelajaran bahasa Arab yang dilakukan pengajar yang bertempat yang meliputi: perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar. Faktor-faktor apa yang mendukung dan menghambat pembelajaran bahasa Arab di Ma'had Ali Bin Abi Thalib yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian dilakukan di Ma'had Ali Bin Abi Thalib, bertempat di Kampus II Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jln. IKIP PGRI Ngestiharjo, Sonopakis, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan ilmu manajemen. Pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Informannya pimpinan ma'had, wakil pimpinan ma'had bagian putri, ustazah, mahasiswi dan bagian administrasi. Manajemennya lembaga mengacu kepada AMCF, ustazahnya diseleksi dari AMCF, mahasiswinya dites oleh ustazah yang ada dalam lembaga, tetapi yang menentukan kelasnya AMCF. Untuk supervisi dari AMCF dengan mendatangkan penilik, sarana dan prasarana pembelajaran sudah lengkap. Silabus dari AMCF, ustazah persiapan pembelajarannya dengan merangkum materi, menulis kosakata baru, untuk alat pembelajaran, alokasi waktu, ruang kelas hanya sebagian saja yang membuat. Ketika masuk kelas dengan mengucap salam lalu memberi kesempatan mahasiswi disuruh bertanya atau mengingatkan kembali pelajaran yang dibahas kemarin dengan pertanyaan. Ada yang langsung penjelasan. Dalam penjelasan kelas persiapan dan kelas satu menggunakan bahasa Indonesia dan untuk kelas dua sampai empat menggunakan bahasa Arab. Mahasiswi boleh bertanya kapan pun walaupun sedang dijelaskan asal sesuai dengan materi yang sedang dibahas. Setelah menjelaskan memberi waktu untuk bertanya atau memberi pertanyaan atau latihan dalam buku. Untuk rangkuman dibuat ketika sedang menjelaskan dan untuk kelas persiapan dan kelas satu dibuat bersama-sama ustazah dengan mahasiswi. Penilaian 10% nilai harian, 30% nilai tengah semester dan 60% nilai semester. Yang menentukan naik tidaknya AMCF. Manajemen pembelajaran yang dilakukan ustazah sangat berpengaruh terhadap kelancaran mahasiswi dalam berbahasa Arab. Tetapi juga harus didukung dengan faktor yang lain, yaitu: mata pelajaran yang saling berhubungan, mahasiswi yang bersungguh-sungguh dan rajin, pengajar (ustazah) yang bersungguh-sungguh dalam mengajar, sarana dan prasarana yang lengkap. Faktor pendukung sarana dan prasarana lengkap, pengajar dari perguruan tinggi Timur Tengah. Faktor penghambat dihapuskannya beasiswa. %K Manajemen Pembelajaran, Bahasa Arab, Pendidikan Islam %D 2007 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib78960