@phdthesis{digilib79002, month = {June}, title = {REPRESENTASI NILAI KEJUJURAN DALAM AKUN INSTAGRAM @Irfanrizkihaas}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 22102010065 Siti Fatimah}, year = {2026}, keywords = {Dra.Anisah Indriati,M.Si,}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79002/}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai kejujuran pada konten Instagram @irfanrizkihaas menggunakan teori representasi Stuart Hall. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya media sosial sebagai sarana dakwah digital yang tidak hanya menyampaikan informasi keagamaan, tetapi juga membentuk makna dan nilai sosial di tengah masyarakat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis representasi Stuart Hall. Data penelitian berupa empat konten video reels yang mengangkat tema kejujuran dalam berbisnis, menjalankan ibadah haji, kehidupan rumah tangga, dan perilaku media sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi tanda verbal dan visual yang terdapat dalam konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kejujuran direpresentasikan sebagai nilai moral dan religius yang menjadi landasan dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam konteks bisnis, kejujuran direpresentasikan sebagai sikap amanah dalam transaksi ekonomi; dalam ibadah haji sebagai kemurnian niat dan keikhlasan beribadah; dalam rumah tangga sebagai keterbukaan, kesetiaan, dan tanggung jawab; serta dalam media sosial sebagai komitmen untuk menyampaikan informasi yang benar dan menghindari penyebaran hoaks. Representasi tersebut dikonstruksi melalui penggunaan narasi dakwah dan simbol-simbol religius seperti masjid dan Masjidil Haram yang memperkuat makna kejujuran sebagai bagian dari ajaran Islam. Berdasarkan perspektif Stuart Hall, makna kejujuran dalam konten Instagram @irfanrizkihaas merupakan hasil konstruksi sosial yang dibentuk melalui bahasa dan simbol yang digunakan dalam media. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa Instagram berperan sebagai media dakwah digital yang efektif dalam merepresentasikan dan menyebarluaskan nilai-nilai keislaman, khususnya nilai kejujuran, kepada masyarakat. Kata Kunci: Representasi, Nilai Kejujuran, Instagram, Dakwah Digital, Stuart Hall.} }