    {
      "subjects": [
        "sb_Musik"
      ],
      "eprintid": 79068,
      "date": 2025,
      "userid": 12253,
      "documents": [
          {
            "language": "id",
            "placement": 1,
            "eprintid": 79068,
            "files": [
                {
                  "hash_type": "MD5",
                  "mtime": "2026-10-13 07:28:08",
                  "datasetid": "document",
                  "fileid": 1882764,
                  "objectid": 1083023,
                  "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/file\/1882764",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "hash": "85b604a32bac2715720cc158e18988cd",
                  "filesize": 8595471,
                  "filename": "Febriyanti Lestari_Repetisi dan Kreativitas.pdf"
                }
            ],
            "content": "published",
            "rev_number": 3,
            "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/document\/1083023",
            "main": "Febriyanti Lestari_Repetisi dan Kreativitas.pdf",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "docid": 1083023,
            "format": "text",
            "security": "public",
            "pos": 1,
            "formatdesc": "Repetisi dan Kreativitas: Adaptasi Musik dalam Pementasan Twelfth Night"
          }
      ],
      "rev_number": 8,
      "creators": [
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "given": "-",
            "honourific": null,
            "family": "Febriyanti Lestari"
          }
        }
      ],
      "dir": "disk0\/00\/07\/90\/68",
      "keywords": "Kreativitas, Musik,Twelfth Night",
      "lastmod": "2026-10-13 07:35:21",
      "ispublished": "pub",
      "isbn": "978-623-484-194-7",
      "pagerange": "331-346",
      "publisher": "Idea Press",
      "metadata_visibility": "show",
      "date_type": "published",
      "eprint_status": "archive",
      "status_changed": "2026-10-13 07:35:21",
      "book_title": "Jalinan Ilmu dan Peradaban: Sejarah, Bahasa, Sastra, dan Informas",
      "datestamp": "2026-10-13 07:35:21",
      "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/eprint\/79068",
      "full_text_status": "public",
      "refereed": "TRUE",
      "divisions": [
        "a-buku"
      ],
      "abstract": "Makalah ini menyimpulkan bahwa pementasan \r\nTwelfth Night oleh teater kontemporer Flea Theater berusaha \r\nmenampilkan musik seperti tertuang di teks aslinya. Namun, \r\nfrekuensi dan melodi yang dimainkan dalam pertunjukan mereka \r\nsedikit berbeda. Seperti yang disimpulkan Carpenter (1976, p. \r\n255) dalam artikelnya, “Upaya kita yang terus-menerus untuk \r\nmengungkap inti misteri musik hanyalah cerminan keinginan \r\nkita untuk melihat Shakespeare sebagaimana dilihat oleh sesama \r\nseniman pada zamannya dan memahami dia dengan pemahaman \r\nmereka.” Pekerja seni kontemporer mungkin tidak akan pernah \r\nbisa benar-benar memahami misteri musik Shakespeare, namun \r\neksplorasi terus-menerus, dengan musik sebagai pedoman, akan \r\nmembawa mereka lebih dekat pada esensi Shakespeare. \r\nDalam pementasannya, Flea Theater berusaha tetap \r\nmempertahankan kesederhanaan dalam penggunaan musik \r\nwalaupun dibantu teknologi digital. Durasi musik pada latar \r\nrelatif singkat dan berpusat pada kehadiran Clown. Akan tetapi, \r\nbentuk adaptasi yang dilakukan Flea Theater tidak sekedar \r\nrepetisi duplikatif melainkan juga menawarkan variasi kreatif \r\nyang disesuaikan dengan selera audiens masa kini. Salah satu \r\nyang menonjol adalah variasi pada pemilihan instrumen musik \r\ndari lute menjadi gitar. Kemudian penataan panggung (staging) \r\nyang ditawarkan Flea Theater bersifat minimalis khas Broadway. \r\nReinterpretasi ini sejalan dengan teori adaptasi Hutcheon bahwa \r\nkonteks sangat penting saat proses reproduksi. Selain itu, dari \r\nperbandingan karya asli Twelfth Night oleh Shakespeare dan \r\nadaptasi oleh teater kontemporer menunjukkan bahwa peran \r\nmusik cukup signifikan di era apapun karena musik tidak hanya \r\nmemperkaya lingkungan dramatis namun juga mempertahankan \r\nperhatian penonton pada cerita drama tersebut",
      "type": "book_section",
      "title": "Repetisi dan Kreativitas: Adaptasi Musik dalam Pementasan Twelfth Night",
      "place_of_pub": "Yogyakarta"
    }