TY - THES N1 - Adhika Alvianto, M.Pd. ID - digilib79072 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79072/ A1 - Muhammad Saddam Sahkie, NIM.: 22105010031 Y1 - 2026/08/19/ N2 - Kajian ini mengkaji gagasan spiritualitas dan seni Islam menurut Sayyed Hossein Nasr dalam Islamic Art and Spirituality, dikaitkan dengan karya kaligrafi Didin Sirojuddin, pendiri LEMKA dan maestro kaligrafi Indonesia. Penelitian berangkat dari kesenjangan antara kajian filosofis seni Islam yang abstrak-normatif dan kajian kaligrafi yang lebih bersifat historis-teknis tanpa dimensi spiritual. Dengan metode kualitatif studi kepustakaan berpendekatan deskriptif-analitis dan filosofis, penelitian menganalisis lima karya Didin: "Dia yang Mahakaya" (2019), "Tragedi Waktu" (2003), "Ikhlas Beramal" (2018), "Jangan Bohong!" (2024), dan "Kedigjayaan Qalam" (1999). Hasil kajian menunjukkan pemikiran Nasr menempatkan tauhid sebagai landasan ontologis spiritualitas dan seni Islam, dengan kaligrafi sebagai puncak hierarki seni suci karena hubungannya langsung dengan firman Allah dan fungsinya sebagai medium tajalli. Kerangka tauhid, scientia sacra, tajalli, dan qalb dari Nasr relevan dan menemukan padanan konkret dalam gagasan Didin berupa tafahhum al-ma'na, qalb al-salim, dan niyyah. Inovasi estetik Didin dalam memadukan gaya khat, media, dan idiom visual kontemporer bukan desakralisasi, melainkan keberlanjutan sumber sakral dalam wajah kekinian. Temuan ini menegaskan kontemporeritas dan kesakralan dapat berjalan beriringan selama karya lahir dari penguasaan tradisi autentik, niat tulus, dan pemahaman mendalam atas makna teks. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Spiritualitas KW - Seni Islam KW - Sayyed Hossein Nasr KW - Kaligrafi Didin Sirojuddin KW - Tauhid M1 - skripsi TI - KARYA KALIGRAFI DIDIN SIROJUDDIN: PRESPEKTIF PEMIKIRAN SENI ISLAM SAYYED HOSSEIN NASR AV - restricted EP - 129 ER -