TY - THES N1 - Prof. Dr. H. Syihabuddin Qolyubi, M.A. - Digitalisasi ID - digilib79083 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79083/ A1 - Musyarofah, NIM.: 10214696 Y1 - 2013/04/17/ N2 - Kisah dalam al-Qur'an adalah peristiwa atau berita al-Qur'an tentang keadaan umat masa lampau yang mempunyai karakter tersendiri dibandingkan dengan kisah-kisah dalam buku lainya. Dalam al-Qur'an kedudukan kisah yang ada di dalamnya sangatlah penting karena memuat cerita dan kisah yang ada di dunia ini, baik menerangkan orang yang hidup pada masa-masa sebelumnya, maupun untuk memudahkan persoalan-persoalan abstrak agar dapat diterima fikiran dengan mudah. Dalam memaparkan kisah, al-Qur'an menggunakan gaya bahasa tertentu. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian tentang penggunaan gaya bahasa kisah dalam al-Qur'an dalam hal ini kisah Nabi Nuh yang terdapat dalam beberapa surat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja model gaya bahasa yang terdapat dalam kisah Nabi Nuh dan mengapa dalam kisah Nabi Nuh digunakan gaya bahasa yang khas?. Tujuan dan kegunaan dalam penelitian ini untuk mengetahui model gaya bahasa kisah Nabi Nuh dalam al-Qur'an dan untuk mengetahui keserasian alur kisah Nabi Nuh dalam al-Qur'an. Adapun kegunaan dalam penelitian ini secara teoritis diharapkan memiliki nilai tambah yang dapat memberikan informasi secara utuh dan menyeluruh tentang gaya bahasa dan keserasian alur kisah Nabi Nuh dalam al-Qur'an. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode deskriptif-analitis dengan tehnik purposive sampling, yaitu dengan mengumpulkan data-data kemudian diklasifikasi dan dianalisis. Dalam penelitian ini ditemukan beberapa sistem kebahasaan, yaitu pada level leksikal muncul sinonim, polisemi, dan antonim. Sedangkan pada level gramatikal yaitu kata kerja, kata benda, kalimat imperative, kalimat interogative, dan penyiasatan struktur. Kemudian pada analisis gaya bahasa ditemukan, gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna, yang ditemukan dua unsur gaya bahasa yaitu gaya retoris dan gaya kiasan. Dari gaya retoris ditemukan ditemukan gaya aliterasi, asonansi, apofasis, apostrof, asindeton, polisindeton, kiasmus, ellipsis, eufemisme, litotes, histeron proteron, koreksio, paradoks, dan oksimoron. Adapun dari gaya kiasan, ditemukan gaya simile, personifikasi, sinekdoke, satire, dan hipalase. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penuturan al-Qur'an dalam kisah Nabi Nuh yang tersebar dalam beberapa surat menggunakan model bahasa yang beragam dan khas yang memberikan nuansa yang berbeda walaupun secara substantif sama. Semoga dengan penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam khazanah keilmuan tafsir, sehingga dalam menafsirkan al-Qur'an dilakukan kajian stilistika juga, agar diperoleh pemahaman yang maksimal PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Stilistika KW - kisah Nabi Nuh M1 - masters TI - KISAH NABI NUH DALAM AL-QUR'AN (ANALISIS STILISTIKA) AV - restricted EP - 137 ER -