TY - THES N1 - Prof. Dr. Muhammad, M. Ag. ID - digilib79092 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79092/ A1 - Dewi Ayu Lestari, NIM.: 22105030053 Y1 - 2026/08/03/ N2 - Penelitian ini mengkaji isti??rah dalam Al-Qur?an sebagai salah satu unsur balagah yang berperan dalam memperjelas dan memperindah makna ayat. Meskipun banyak mufasir menyinggung aspek balagah, tidak semuanya memberikan perhatian yang memadai terhadap analisis isti??rah. Tafsir R?? al-Ma??n? karya al-?l?s? merupakan salah satu tafsir yang memberikan perhatian terhadap aspek balagah. Penafsirannya tidak hanya mengidentifikasi unsur-unsur balagah dalam ayat, tetapi juga menguraikan analisisnya secara mendalam melalui penjelasan hubungan makna, klasifikasi, serta berbagai kemungkinan pemaknaan, sehingga memberikan gambaran yang komprehensif mengenai penggunaan isti??rah dalam Al-Qur?an. Surah al-Baqarah dikenal dengan julukan Fus??? al-Qur'?n, yag menunjukkan kedudukannya sebagai surah yang memuat beragam tema pokok Al-Qur?an dan memuat beragam bentuk isti??rah yang dijelaskan secara cukup rinci oleh al-?l?s?. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penafsiran al-?l?s? terhadap ayat-ayat yang mengandung isti??rah dalam surah al-Baqarah, karakteristik penafsiran al-?l?s? terhadap isti??rah, dan implikasi penggunaan isti??rah terhadap makna ayat dalam penafsirannya. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber primer penelitian adalah tafsir R?? al-Ma??n? f? Tafs?r al-Qur??n al-?A??m wa al-Sab? al-Ma??n? karya al-?l?s?, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari kitab-kitab balagah, tafsir, serta literatur lain yang relevan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan metode deskriptif-analisis. Hasil invetarisasi menunjukkan bahwa al-?l?s? mengidentifikasi 19 ayat dengan 21 lafaz yang mengandung isti??rah dalam surah al-Baqarah. Selain itu, penelitian ini menemukan tiga lafaz yang dpt dianalisis sebagai isti??rah berdasarkan kajian balagah meskipun secara eksplisit tidak disebutkan sebagai isti??rah oleh al-?l?s?. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama, al-?l?s? menafsirkan ayat-ayat isti??rah dengan menjelaskan hubungan keserupaan antara makna asal dan makna yang dituju, mengidentifikasi jenis isti??rah, serta dalam beberapa ayat menghadirkan lebih dari satu kemungkinan analisis isti??rah tanpa selalu menentukan salah satunya sebagai pendapat yang paling kuat. Kedua, karakteristik penafsiran al-?l?s? terhadap isti??rah tampak pada kecenderungannya memadukan analisis balagah dengan penjelasan makna ayat, menghadirkan berbagai pendapat ulama, serta memberikan ruang bagi keberagaman analisis tanpa menghilangkan substansi makna yang dikandung ayat. Selain itu, penafsiran al-?l?s? terhadap isti??rah juga menunjukkan kecenderungan penggunaan penanfsiran isy?r? dalam mengungkap makna yang lebih mendalam di balik pemilihan lafaz. Ketiga, penggunaan isti??rah dalam penafsiran al-?l?s? berimplikasi pada pengonkretan makna ayat yang bersifat abstrak, memperkuat dan memperdalam makna ayat, serta memperkaya dimensi penafsiran melalui hadirnya berbagai kemungkinan analisis yang tetap sejalan dengan kaidah balagah. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Isti'arah KW - al-Baqarah KW - Ruh al-Ma'ani M1 - skripsi TI - PENAFSIRAN AL-ALUSI DALAM RUH AL-MA'ANI ATAS MAJAZ ISTI'ARAH DALAM SURAH AL-BAQARAH AV - restricted EP - 126 ER -