<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>MANAJEMEN PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QURʼAN OLEH TUTOR PENDIDIKAN ANAK-ANAK MASJID SYUHADA PADA SISWA SEKOLAН DASAR BINAAN DI KOTA YOGYAKARTA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 02411343</mods:namePart><mods:namePart type="family">Johari</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pembelajaran BTQ oleh&#13;
Tutor PAMS dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran Baca&#13;
Tulis Al-Qur'an di sekolah-sekolah binaan PAMS di wilayah kota Yogyakarta. Penelitian&#13;
ini merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil latar lembaga PAMS di kota baru&#13;
Yogyakarta. Pengumpulan data di lakukan dengan mengadakan pengamatan, wawancara&#13;
mendalam dan dokumentasi. Analisis data di lakukan dengan memberikan makna&#13;
terhadap data yang berhasil di kumpulkan dengan pola pikir induktif dan adapun&#13;
keabsahan data dilakukan dengan metode Triangulasi.&#13;
Hasil penelitian menunjukan (1) Manajemen pembelajaran baca tulis al-Qur'an&#13;
(BTQ) oleh tutor PAMS meliputi kegiatan (a) Perencanaan yang di lakukan PAMS&#13;
berupa penyusunan struktur program, pengaturan belajar mengajar, kelulusan, kalender&#13;
pendidikan, jam efektif, silabus dan Rencana pelaksanaan pembelajaran. (b) Pelaksanaan&#13;
pembelajaran BTQ di sekolah binaan PAMS di lakukan selama satu minggu sekali untuk&#13;
program regular, sedangkan untuk program Intensive di lakukan selama 3 bulan, selama 6&#13;
hari dalam satu minggu. Dalam pembelajaran pihak sekolah menyediakan waktu 60&#13;
menit dalam satu kali pertemuan, 20 menit di lakukan kegiatan klasikal (materi&#13;
penunjang), 40 menit berikutnya di lakukan untuk kegiatan pembelajaran privat BTQ. (c)&#13;
Pengawasan kegiatan pembelajaran BTQ, PAMS membentuk badan pengawasan di&#13;
setiap sekolah, yaitu: K.U (Ketua Unit) merupakan Koordinator di satu sekolah binaan&#13;
yang diberikan tanggung jawab oleh pengurus pusat PAMS untuk mengawasi proses&#13;
terlaksananya kegiatan pembelajaran BTQ dan Wali kelas yang berasal dari Tutor yang di&#13;
tunjuk oleh pengurus pusat. Tanggungjawab Wali kelas terbatas pada satu kelas yang&#13;
diampu untuk mengawasi pembelajaran BTQ pada kelas yang diampu. (d) Pembinaan.&#13;
melalui pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kompetensi Tutor, pelatihan-pelatihan&#13;
yang di lakukan tutor secara berkala yaitu setiap satu bulan sekali. (2) Faktor pendukung&#13;
keberhasilan manajemen pembelajaran BTQ oleh tutor PAMS ada dua hal, yaitu: (1)&#13;
Manajemen Kurikulum, PAMS mempunyai kurikulum sendiri, sehingga memudahkan&#13;
dalam proses pembelajaran yang terarah, (2) Manajemen Tenaga Pendidikan. Untuk&#13;
mendapatkan Tutor yang berkualitas, PAMS mengadakan penerimaan dan penyeleksian&#13;
yang ketat sesuai dengan yang di butuhkan dalam kegitan pembelajaran BTQ di sekolah&#13;
binaan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pendidikan Agama Islam</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2008-08-13</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>