<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BANK SAMPAH SAWOKECIK DI PERUM CANDI GEBANG PERMAI, SLEMAN, YOGYAKARTA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 19102030048</mods:namePart><mods:namePart type="family">Babun Bijak Rafiqi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pengelolaan sampah berbasis masyarakat merupakan salah satu strategi yang efektif dalam mengatasi permasalahan lingkungan sekaligus meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Salah satu bentuk implementasinya adalah melalui Bank Sampah Sawo Kecik di Perum Candi Gebang Permai, Sleman, Yogyakarta, yang mengembangkan pengelolaan sampah dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan masyarakat yang dilakukan melalui Bank Sampah Sawo Kecik serta mengidentifikasi manfaat yang dirasakan masyarakat setelah mengikuti program tersebut.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan ketua, pengurus, anggota, nasabah Bank Sampah Sawo Kecik, serta masyarakat Perum Candi Gebang Permai. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan masyarakat di Bank Sampah Sawo Kecik berlangsung melalui tiga proses, yaitu proses penyadaran, proses pengkapasitasan, dan proses pendayaan. Proses penyadaran dilakukan dengan membangun kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah. Proses pengkapasitasan diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukasi, pelatihan, dan pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat. Selanjutnya, proses pendayaan ditandai dengan meningkatnya kemampuan masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Keberadaan Bank Sampah Sawo Kecik memberikan berbagai manfaat, meliputi manfaat ekonomi melalui tambahan pendapatan dari hasil pengelolaan sampah, manfaat sosial berupa meningkatnya partisipasi dan solidaritas masyarakat, serta manfaat lingkungan yang ditunjukkan dengan terciptanya lingkungan permukiman yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Dengan demikian, Bank Sampah Sawo Kecik menjadi media pemberdayaan masyarakat yang mampu mendorong perubahan perilaku, meningkatkan kapasitas warga, serta memperkuat pembangunan berbasis komunitas.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">307.2 Pemberdayaan Masyarakat</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-07-06</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>