<mets:mets OBJID="eprint_79156" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-10-21T12:57:00Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Institutional Repository UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_79156_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>PRINSIP EKOTEOLOGI ISLAM DALAM QS. AL-A'RAF [7]: 73-79 PERSPEKTIF MA'NA CUM MAGZA</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 23205031030</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nisa Ulhilma Syafitri</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya krisis ekologi yang akarnya terletak pada pemahaman antroposentrisme. Agama yang dituntut menyelesaikan krisis ini berupaya mengintegrasikan ajaran teologi dan kesadaran ekologi yang menghadirkan pemahaman ekoteologi. QS. al-A'rāf [7]: 73-79 berpotensi mengkritik pemahaman antroposentrisme. Sayangnya, penafsiran ayat ini didominasi pendekatan historis-naratif yang menghasilkan hikmah generik dan repetitif yang mengabaikan isu ekologi. Penelitian ini bertujuan menggali prinsip ekoteologi Islam dari QS. al-A'rāf [7]: 73-79 melalui pendekatan ma'nā-cum-magzā. Berikut tiga rumusan masalah penelitian ini: 1) Apa substansi QS. al-A’rāf [7]: 73-79 yang memuat kisah Nabi Ṣāliḥ dan Kaum Ṡamūd dalam konteks ekoteologi Islam? 2) Apa kritik QS. al-A’rāf [7]: 73-79 terhadap pemahaman antroposentrisme dan tawarannya mengenai pemahaman ekoteologi Islam sebagai al-ma’nā al-tārikhī dan al-magzā al-tārikhī? dan 3) Apa al-magzā al-mutaḥarrik al-mu’āṣīr dari QS. al-A’rāf [7]: 73-79 dan prinsip ekoteologi Islam yang ditawarkannya?&#13;
Penelitian ini berbentuk kualitatif berbasis studi pustaka (library research) yang diuraikan secara deskriptif dan analitis. Data primer mencakup teks ayat, literatur ma'nā cum magzā, asbāb al-nuzūl, kitab tafsir, hadis, dan kamus. Data sekunder mencakup buku, jurnal dan literatur pendukung. Penelitian ini bergerak menggunakan pendekatan ma'nā cum magzā yang diawali dengan menggali al-ma'nā al-tārikhī lewat analisis linguistik, analisis intratekstual, analisis intertekstual dan analisis konteks historis mikro dan makro. Lalu, menemukan al-magzā al-tārikhī untuk dikontekstualisasikan dengan fenomena dinamis terkini, khususnya isu krisis ekologi, menjadi al-magzā al-mutaḥarrik al-mu'āṣir.&#13;
Penelitian ini mengungkap tiga temuan. Pertama, substansi QS. al-A'rāf [7]: 73-79 dalam konteks ekoteologi Islam bertumpu pada struktur naratifnya yang menjadikan relasi manusia dan makhluk hidup sebagai penyebab konflik teologis, redaksi larangannya bersifat peka terhadap cara makhluk hidup mengalami kerugian, kecenderungan ekologis dan eko-teosentris pada penafsirannya dimunculkan oleh beberapa mufasir dan muatan ekologisnya diakui lintas penelitian. Kedua, ayat ini mengkritik antroposentrisme lewat sikap Kaum Ṡamūd yang menyembelih unta betina meskipun mereka mahir memahat gunung, sekaligus menawarkan ekoteologi berbasis tauhid, tergambar dari urutan dakwah Ṣāliḥ yang mendahulukan seruan menyembah Allah Swt. sebelum perintah menjaga unta serta status Ṡamūd sebagai khalifah (pengelola bumi) yang diperkuat oleh konteks historis mikro dari asbāb al-nuzūl QS. al-Isrā' [17]: 59. Ketiga, signifikansi fenomenal dinamisnya menghasilkan tiga nilai moral, yaitu tauhid sebagai fondasi etika, penghormatan atas status kepemilikan Tuhan pada ciptaan dan perlindungan hak hidup makhluk, yang kemudian dirangkum penelitian ini menjadi prinsip nāqatullāh atau prinsip kepemilikan Tuhan, yaitu fondasi kesetaraan kosmis antara manusia dan alam karena keduanya sama-sama berstatus milik Allah Swt.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-08-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS USHULUDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_79156"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_79156_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Institutional Repository UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Institutional Repository UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Institutional Repository UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file ID="eprint_79156_1083924_1" SIZE="3437957" OWNERID="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79156/1/23205031030_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf" MIMETYPE="application/pdf"><mets:FLocat LOCTYPE="URL" xlink:type="simple" xlink:href="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79156/1/23205031030_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp><mets:fileGrp USE="reference"><mets:file ID="eprint_79156_1083925_1" SIZE="1365867" OWNERID="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79156/2/23205031030_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf" MIMETYPE="application/pdf"><mets:FLocat LOCTYPE="URL" xlink:type="simple" xlink:href="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79156/2/23205031030_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf"></mets:FLocat></mets:file></mets:fileGrp></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_79156_mods" ADMID="TMD_eprint_79156"><mets:fptr FILEID="eprint_79156_document_1083924_1"></mets:fptr><mets:fptr FILEID="eprint_79156_document_1083925_1"></mets:fptr></mets:div></mets:structMap></mets:mets>