<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>RESEPSI DAN IMPLENMENTASI NILAI Q.S. AL-ANFAL AYAT 60&#13;
DALAM TURNAMEN MINI SOCCER UKHUWAH CUP YOGYAKARTA&#13;
(KAJIAN LIVING AL-QUR’AN)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 23205031086</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ahmad Yani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kecenderungan pemahaman&#13;
terhadap Q.S. Al-Anfal ayat 60, yang lebih banyak dikaitkan dengan kekuatan&#13;
fisik dan konteks peperagan. Padahal, dalam kehidupan masyarakat Muslim&#13;
kontemporer, konsep tersebut memiliki peluang untuk dimaknai dan&#13;
diaktulisasikan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk melalui aktivitas&#13;
olahraga. Turnamen Mini Soccer Ukhuwah CupYogyakarta merupakan salah satu&#13;
bentuk impelementasi nilai-nilai Islam dalam olahraga yang menjadikan Q.S. Al-&#13;
Anfal ayat 60 sebagai landasan normatif dalam penyelenggaraan turnamen.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian&#13;
lapangan (field research).&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembina meresepsi konsep quwwah&#13;
sebagai nilai yang bersifat holisitik, meliputi kekuatan fisik, spiritual, moral,&#13;
sosial, dan organisatoris. Konsep tersebut diwujudkan melalui sistem&#13;
penyelenggaraan turnamen yang mengintegrasikan olahraga dengan pembinaan&#13;
karakter Islami, seperti kedisiplinan, sportifitas, kepemimpinan, pelaksanaan&#13;
ibadah serta penguatan ukhuwah Islamiyah. Sementara itu, peserta meresepsi&#13;
konsep quwwah berdasarkan pengalaman mereka selama mengikuti turnamen.&#13;
Pemahaman yang semula berorientasi pada kekuatan fisik berkembang menjadi&#13;
pemahaman yang lebih luas, yaitu sebagai kekuatan yang mencakup pengendalian&#13;
diri, tanggung jawab, pembentukan karakter, komitmen terhadap syari‟at Islam,&#13;
dan solidaritas sosial. Berdasarkan analisis teori resepsi Hans Robert Jauss,&#13;
penelitian ini menemukan bahwa makna quwwah mengalami proses aktualisasi&#13;
melalui interaksi antara teks Al-Qur‟an, pembina sebagai pembentuk cakrawala&#13;
harapan, peserta sebagai pembaca, dan konteks sosial turnamen Ukhuwah&#13;
CupYogyakarta. Sedangkan dalam prespektif Gadamer menunjukkan terjadinya&#13;
peleburan horizon antara pengalaman peserta dengan nilai-nilai yang dibangun&#13;
melalui turnamen. Proses tersebut menunjukkan bahwa konsep quwwah dalam&#13;
Q.S. Al-Anfal ayat 60 tidak berhenti sebagai pemahaman terhadap teks, tetapi&#13;
diaktualisasikan dalam praktik kehidupan melalui turnamen Mini Soccer&#13;
Ukhuwah Cup Yogyakarta. Oleh karena itu, penelitian ini menunjukkan bahwa&#13;
turnamen Mini Soccer Ukhuwah Cup meruapakan salah satu bentuk Living Al-&#13;
Qur‟an. Karena nilai Al-Qur‟an diterima, dipahami, diterapkan, dan dihidupkan&#13;
dalam praktik olahara melalui pembinaan fisik sekaligus pembentukan moral,&#13;
spiritual, dan sosial peserta.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">297.122 Quran, Al-Qur'an, Alquran</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-08-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS USHULUDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>