eprintid: 79199 rev_number: 10 eprint_status: archive userid: 12460 dir: disk0/00/07/91/99 datestamp: 2026-10-16 03:13:52 lastmod: 2026-10-16 03:13:52 status_changed: 2026-10-16 03:13:52 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: muh.khabib@uin-suka.ac.id creators_name: Utari Nursyafitri, NIM.: 24205031030 title: ARTIKULASI MAKNA FASAD TERHADAP PENAMBANGAN EMAS DI RIMBO BUJANG TEBO JAMBI (PERSPEKTIF TAFSIR MAQASIDI) ispublished: pub subjects: 297.1226 divisions: pr_iat_s2 full_text_status: restricted keywords: Fasad, Penambangan Emas, Rimbo Bujang, Kerusakan Lingkungan, Tafsir Maqasidi note: Dr. H. Muhammad Taufik, S.Ag., M.A. abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keragaman pemaknaan fasād dalam Al-Qur'an dan khazanah tafsir yang menuntut pengkajian lebih lanjut dalam konteks persoalan kontemporer. Selama ini, fasād sering dipahami secara umum sebagai kerusakan, padahal penggunaannya dalam Al-Qur'an memiliki konteks dan cakupan makna yang beragam. Permasalahan tersebut menjadi relevan untuk dikaji dalam hubungannya dengan praktik penambangan emas di Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi, yang berpotensi menimbulkan berbagai bentuk kerusakan terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Penelitian ini tidak serta-merta menyamakan aktivitas penambangan dengan fasād, melainkan berupaya mengartikulasikan makna fasād dari teks Al-Qur'an, khazanah penafsiran, dan prinsip maqāṣid ke dalam realitas empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik penambangan emas di Rimbo Bujang, menganalisis bentuk-bentuk kerusakan yang ditimbulkannya serta relevansinya dengan konsep fasād, dan menganalisis artikulasi makna fasād tersebut dalam perspektif Tafsir Maqāṣidī. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan memadukan penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research). Pendekatan yang digunakan adalah Tafsir Maqāṣidī untuk menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan konsep fasād melalui pertimbangan tujuan, nilai, maṣlaḥah, dan mafsadah. Data kepustakaan diperoleh dari Al-Qur'an, kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, buku, artikel ilmiah, serta hasil penelitian yang relevan dengan fasād, Tafsir Maqāṣidī, lingkungan, dan pertambangan. Adapun data lapangan diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi mengenai praktik penambangan emas beserta dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Data tersebut dianalisis secara deskriptif-analitis dan kritis melalui penelusuran makna ayat, analisis penafsiran, identifikasi aspek wasīlah dan ghāyah, serta pengungkapan dimensi maqāṣid yang relevan. Penelitian ini diharapkan menghasilkan pemahaman bahwa artikulasi makna fasād terhadap penambangan emas tidak hanya didasarkan pada adanya perubahan atau kerusakan fisik pada lingkungan, tetapi juga pada analisis terhadap tindakan manusia, pola eksploitasi sumber daya alam, dampak yang ditimbulkan, serta kemaslahatan dan kemafsadatan yang menyertainya. Melalui perspektif Tafsir Maqāṣidī, konsep fasād dipahami sebagai konsep Qur'ani yang memiliki relevansi teologis sekaligus ekologis dalam membaca persoalan lingkungan kontemporer. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan berkontribusi terhadap pengembangan kajian Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, khususnya dalam pengembangan tafsir kontekstual dan maqāṣidī yang mampu mendialogkan teks Al-Qur'an dengan realitas empiris, sekaligus memberikan landasan etik-teologis bagi kesadaran pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang berorientasi pada keberlanjutan. date: 2026-08-18 date_type: published pages: 141 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS USHULUDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM thesis_type: masters thesis_name: other citation: Utari Nursyafitri, NIM.: 24205031030 (2026) ARTIKULASI MAKNA FASAD TERHADAP PENAMBANGAN EMAS DI RIMBO BUJANG TEBO JAMBI (PERSPEKTIF TAFSIR MAQASIDI). Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79199/1/24205031030_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79199/2/24205031030_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf