relation: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79228/ title: ANOMALI RETORIS DIKSI AR-RAHMAN DALAM DINAMIKA DAKWAH NABI MUHAMMAD creator: Moh Firdaus HN, NIM.: 24205031118 subject: 297.122 Quran, Al-Qur'an, Alquran description: Penelitian menganalisis anomali retoris nama ar-Raḥmān dalam Al-Qur’an yang secara etimologis memancarkan kelimpahan kasih sayang tetapi justru kerap hadir di luar rumus keharmonisan ayat, berada dalam narasi ancaman eskatologis, tidak mengikuti pola penggunaan nama-nama Tuhan dalam al- Asmā’ al-Husnā, dan memicu penolakan teopolitik yang begitu keras di Makkah. Bertolak dari kegelisahan tersebut, penelitian ini bertujuan membongkar karakter anomali retoris nama ar- Raḥmān sekaligus strategi komunikasi wahyu di balik intensitas penggunaannya di tengah kepungan resistansi audiens periode Makkah. Nama ini sarat dengan memori politik-keagamaan masa Late Antiquity yang diasosiasikan dengan “Tuhan asing” dari wilayah Yaman maupun Yamamah, sehingga memicu tuduhan bahwa Nabi Muhammad sedang menyeru ajaran diteisme. Metode penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif berbasis studi pustaka dengan menerapkan pendekatan linguistik-historis melalui kerangka analisis retoris-diakronis. Data primer penelitian ini berupa 56 ayat ar-Raḥmān yang tersebar dalam 18 surah. Ayat ayat ini dibedah melalui dua tahapan operasional. Pertama, analisis tekstual-retoris dijalankan dengan memadukan hubungan sintagmatik dan munāsabah bainal āyāt. Kedua, analisis kontekstual-diakronis yang dioperasikan dengan memanfaatkan rekonstruksi kronologi nuzūlī dan lintasan perjalanan dakwah versi Muḥammad ‘Ābid al-Jābirī dalam kitabnya Fahm al-Qur’ān. Penelitian ini juga memanfaat sumbersumber sekunder berupa kajian-kajian sejarah, epigrafi dan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anomali retoris nama ar-Raḥmān bukanlah kecacatan struktural, melainkan desain retoris yang terukur dalam dualitas fungsional: ia beroperasi sebagai nama diri (proper name) untuk menantang eksklusivisme paganisme Makkah, sekaligus mempertahankan dimensi makna atributif kasih sayang (r-ḥ-m). Nama ar-Raḥmān dihadirkan sebagai “jembatan konseptual” yang mengikat nama esensial Allāh dengan sifat-sifat-Nya (al-Asmā’ al-Ḥusnā), guna mendekonstruksi cara pandang pagan yang terbiasa memisahkan otoritas ketuhanan pada berhala-berhala lokal. Secara diakronis, masifnya penggunaan nama ini sepanjang periode Makkah menjalankan empat fungsi komunikatif utama: (1) merebut dan mendefinisikan ulang memori sejarah atas teonim Raḥmānan; (2) merekonstruksi konsep ketuhanan pagan Makkah; (3) menjadi instrumen penghiburan psikologis (tasliyah) bagi Nabi dan komunitas Muslim awal di tengah puncak intimidasi serta boikot sosial; hingga (4) bermuara pada unifikasi nama Tuhan melalui deklarasi akbar pada QS. Al-Isrā’ [17]:110. Deklarasi ini berhasil meruntuhkan dualisme teologis hingga nama ar-Raḥmān akhirnya melebur secara permanen dan harmonis dalam tatanan tauhid di periode akhir Makkah. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan pendekatan historis-diakronis dalam studi tafsir dan linguistik Al-Qur'an dengan mengembalikan posisi teks wahyu sebagai peristiwa orasi dan komunikasi yang hidup (Sitz im Leben) dalam merespons dinamika ruang dan waktu dalam lintasan pewahyuan. date: 2026-08-10 type: Thesis type: NonPeerReviewed format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79228/1/24205031118_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf format: text language: id identifier: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79228/2/24205031118_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf identifier: Moh Firdaus HN, NIM.: 24205031118 (2026) ANOMALI RETORIS DIKSI AR-RAHMAN DALAM DINAMIKA DAKWAH NABI MUHAMMAD. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.