    {
      "department": "FAKULTAS USHULUDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM",
      "subjects": [
        297.12
      ],
      "eprintid": 79228,
      "thesis_type": "masters",
      "date": "2026-08-10",
      "userid": 12460,
      "documents": [
          {
            "language": "id",
            "placement": 1,
            "eprintid": 79228,
            "files": [
                {
                  "hash_type": "MD5",
                  "mtime": "2026-10-16 06:41:02",
                  "datasetid": "document",
                  "fileid": 1886069,
                  "objectid": 1084618,
                  "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/file\/1886069",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "hash": "9fed637c61420ccb4d1167ea9b0c3879",
                  "filesize": 11188663,
                  "filename": "24205031118_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf"
                }
            ],
            "content": "published",
            "rev_number": 3,
            "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/document\/1084618",
            "main": "24205031118_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "docid": 1084618,
            "format": "text",
            "security": "public",
            "pos": 1,
            "formatdesc": "ANOMALI RETORIS DIKSI AR-RAHMAN DALAM DINAMIKA DAKWAH NABI MUHAMMAD"
          },
          {
            "language": "id",
            "placement": 2,
            "eprintid": 79228,
            "files": [
                {
                  "hash_type": "MD5",
                  "mtime": "2026-10-16 06:41:04",
                  "datasetid": "document",
                  "fileid": 1886073,
                  "objectid": 1084619,
                  "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/file\/1886073",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "hash": "6c7addad2143c824d5377ffc1dfdd7ae",
                  "filesize": 16375546,
                  "filename": "24205031118_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf"
                }
            ],
            "content": "published",
            "rev_number": 3,
            "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/document\/1084619",
            "main": "24205031118_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "docid": 1084619,
            "format": "text",
            "security": "validuser",
            "pos": 2,
            "formatdesc": "ANOMALI RETORIS DIKSI AR-RAHMAN DALAM DINAMIKA DAKWAH NABI MUHAMMAD"
          }
      ],
      "rev_number": 10,
      "creators": [
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "given": "NIM.: 24205031118",
            "honourific": null,
            "family": "Moh Firdaus HN"
          }
        }
      ],
      "dir": "disk0\/00\/07\/92\/28",
      "keywords": "Anomali Retoris, Ar-Rahman, Diakronis, Strategi Wahyu",
      "lastmod": "2026-10-16 06:57:07",
      "ispublished": "pub",
      "metadata_visibility": "show",
      "date_type": "published",
      "eprint_status": "archive",
      "status_changed": "2026-10-16 06:57:07",
      "datestamp": "2026-10-16 06:57:07",
      "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/eprint\/79228",
      "thesis_name": "other",
      "note": "Dr. Phil. Fadhli Lukman, M.Hum.",
      "full_text_status": "restricted",
      "contact_email": "muh.khabib@uin-suka.ac.id",
      "divisions": [
        "pr_iat_s2"
      ],
      "abstract": "Penelitian menganalisis anomali retoris nama ar-Raḥmān\r\ndalam Al-Qur’an yang secara etimologis memancarkan\r\nkelimpahan kasih sayang tetapi justru kerap hadir di luar rumus\r\nkeharmonisan ayat, berada dalam narasi ancaman eskatologis,\r\ntidak mengikuti pola penggunaan nama-nama Tuhan dalam al-\r\nAsmā’ al-Husnā, dan memicu penolakan teopolitik yang begitu\r\nkeras di Makkah. Bertolak dari kegelisahan tersebut, penelitian\r\nini bertujuan membongkar karakter anomali retoris nama ar-\r\nRaḥmān sekaligus strategi komunikasi wahyu di balik intensitas\r\npenggunaannya di tengah kepungan resistansi audiens periode\r\nMakkah. Nama ini sarat dengan memori politik-keagamaan masa\r\nLate Antiquity yang diasosiasikan dengan “Tuhan asing” dari\r\nwilayah Yaman maupun Yamamah, sehingga memicu tuduhan\r\nbahwa Nabi Muhammad sedang menyeru ajaran diteisme.\r\nMetode penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif berbasis\r\nstudi pustaka dengan menerapkan pendekatan linguistik-historis\r\nmelalui kerangka analisis retoris-diakronis. Data primer\r\npenelitian ini berupa 56 ayat ar-Raḥmān yang tersebar dalam 18\r\nsurah. Ayat ayat ini dibedah melalui dua tahapan operasional.\r\nPertama, analisis tekstual-retoris dijalankan dengan memadukan\r\nhubungan sintagmatik dan munāsabah bainal āyāt. Kedua,\r\nanalisis kontekstual-diakronis yang dioperasikan dengan\r\nmemanfaatkan rekonstruksi kronologi nuzūlī dan lintasan\r\nperjalanan dakwah versi Muḥammad ‘Ābid al-Jābirī dalam\r\nkitabnya Fahm al-Qur’ān. Penelitian ini juga memanfaat sumbersumber\r\nsekunder berupa kajian-kajian sejarah, epigrafi dan\r\nlainnya.\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa anomali retoris nama\r\nar-Raḥmān bukanlah kecacatan struktural, melainkan desain\r\nretoris yang terukur dalam dualitas fungsional: ia beroperasi\r\nsebagai nama diri (proper name) untuk menantang eksklusivisme\r\npaganisme Makkah, sekaligus mempertahankan dimensi makna\r\natributif kasih sayang (r-ḥ-m). Nama ar-Raḥmān dihadirkan\r\nsebagai “jembatan konseptual” yang mengikat nama esensial\r\nAllāh dengan sifat-sifat-Nya (al-Asmā’ al-Ḥusnā), guna\r\nmendekonstruksi cara pandang pagan yang terbiasa memisahkan\r\notoritas ketuhanan pada berhala-berhala lokal. Secara diakronis,\r\nmasifnya penggunaan nama ini sepanjang periode Makkah\r\nmenjalankan empat fungsi komunikatif utama: (1) merebut dan\r\nmendefinisikan ulang memori sejarah atas teonim Raḥmānan; (2)\r\nmerekonstruksi konsep ketuhanan pagan Makkah; (3) menjadi\r\ninstrumen penghiburan psikologis (tasliyah) bagi Nabi dan\r\nkomunitas Muslim awal di tengah puncak intimidasi serta boikot\r\nsosial; hingga (4) bermuara pada unifikasi nama Tuhan melalui\r\ndeklarasi akbar pada QS. Al-Isrā’ [17]:110. Deklarasi ini berhasil\r\nmeruntuhkan dualisme teologis hingga nama ar-Raḥmān\r\nakhirnya melebur secara permanen dan harmonis dalam tatanan\r\ntauhid di periode akhir Makkah. Kontribusi penelitian ini terletak\r\npada penguatan pendekatan historis-diakronis dalam studi tafsir\r\ndan linguistik Al-Qur'an dengan mengembalikan posisi teks\r\nwahyu sebagai peristiwa orasi dan komunikasi yang hidup (Sitz\r\nim Leben) dalam merespons dinamika ruang dan waktu dalam\r\nlintasan pewahyuan.",
      "type": "thesis",
      "title": "ANOMALI RETORIS DIKSI AR-RAHMAN DALAM DINAMIKA DAKWAH NABI MUHAMMAD",
      "institution": "UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA",
      "pages": 165
    }