TY - THES N1 - Dr. Phil. Fadhli Lukman, M.Hum. ID - digilib79228 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79228/ A1 - Moh Firdaus HN, NIM.: 24205031118 Y1 - 2026/08/10/ N2 - Penelitian menganalisis anomali retoris nama ar-Ra?m?n dalam Al-Qur?an yang secara etimologis memancarkan kelimpahan kasih sayang tetapi justru kerap hadir di luar rumus keharmonisan ayat, berada dalam narasi ancaman eskatologis, tidak mengikuti pola penggunaan nama-nama Tuhan dalam al- Asm?? al-Husn?, dan memicu penolakan teopolitik yang begitu keras di Makkah. Bertolak dari kegelisahan tersebut, penelitian ini bertujuan membongkar karakter anomali retoris nama ar- Ra?m?n sekaligus strategi komunikasi wahyu di balik intensitas penggunaannya di tengah kepungan resistansi audiens periode Makkah. Nama ini sarat dengan memori politik-keagamaan masa Late Antiquity yang diasosiasikan dengan ?Tuhan asing? dari wilayah Yaman maupun Yamamah, sehingga memicu tuduhan bahwa Nabi Muhammad sedang menyeru ajaran diteisme. Metode penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif berbasis studi pustaka dengan menerapkan pendekatan linguistik-historis melalui kerangka analisis retoris-diakronis. Data primer penelitian ini berupa 56 ayat ar-Ra?m?n yang tersebar dalam 18 surah. Ayat ayat ini dibedah melalui dua tahapan operasional. Pertama, analisis tekstual-retoris dijalankan dengan memadukan hubungan sintagmatik dan mun?sabah bainal ?y?t. Kedua, analisis kontekstual-diakronis yang dioperasikan dengan memanfaatkan rekonstruksi kronologi nuz?l? dan lintasan perjalanan dakwah versi Mu?ammad ??bid al-J?bir? dalam kitabnya Fahm al-Qur??n. Penelitian ini juga memanfaat sumbersumber sekunder berupa kajian-kajian sejarah, epigrafi dan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anomali retoris nama ar-Ra?m?n bukanlah kecacatan struktural, melainkan desain retoris yang terukur dalam dualitas fungsional: ia beroperasi sebagai nama diri (proper name) untuk menantang eksklusivisme paganisme Makkah, sekaligus mempertahankan dimensi makna atributif kasih sayang (r-?-m). Nama ar-Ra?m?n dihadirkan sebagai ?jembatan konseptual? yang mengikat nama esensial All?h dengan sifat-sifat-Nya (al-Asm?? al-?usn?), guna mendekonstruksi cara pandang pagan yang terbiasa memisahkan otoritas ketuhanan pada berhala-berhala lokal. Secara diakronis, masifnya penggunaan nama ini sepanjang periode Makkah menjalankan empat fungsi komunikatif utama: (1) merebut dan mendefinisikan ulang memori sejarah atas teonim Ra?m?nan; (2) merekonstruksi konsep ketuhanan pagan Makkah; (3) menjadi instrumen penghiburan psikologis (tasliyah) bagi Nabi dan komunitas Muslim awal di tengah puncak intimidasi serta boikot sosial; hingga (4) bermuara pada unifikasi nama Tuhan melalui deklarasi akbar pada QS. Al-Isr?? [17]:110. Deklarasi ini berhasil meruntuhkan dualisme teologis hingga nama ar-Ra?m?n akhirnya melebur secara permanen dan harmonis dalam tatanan tauhid di periode akhir Makkah. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan pendekatan historis-diakronis dalam studi tafsir dan linguistik Al-Qur'an dengan mengembalikan posisi teks wahyu sebagai peristiwa orasi dan komunikasi yang hidup (Sitz im Leben) dalam merespons dinamika ruang dan waktu dalam lintasan pewahyuan. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Anomali Retoris KW - Ar-Rahman KW - Diakronis KW - Strategi Wahyu M1 - masters TI - ANOMALI RETORIS DIKSI AR-RAHMAN DALAM DINAMIKA DAKWAH NABI MUHAMMAD AV - restricted EP - 165 ER -