%A NIM.: 24205031121 Azka El Falaahi %O Dr. Ja’far Assagaf, M.A. %T DISEMINASI HADIS TENTANG LEGITIMASI IDEOLOGI SYIAH DI TIK TOK PADA AKUN @ABDILLAHBAABUD71: STUDI HADIS DI RUANG DIGITAL %X Syiah sering kali diinformasikan negatif di berbagai media digital, Sehingga syiah sering kali mendapatkan cacian dan intimidasi. Oleh karena itu pengikut syiah sendiri memiliki semangat untuk keluar dari masalah ini, seperti salah satu da’i sekaligus influencer syiah Abdillah Baabud dengan dakwahnya di platform Tik Tok yang membahas syiah berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis Nabi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis diseminasi hadis tentang legitimasi ideologi syiah pada akun Tik Tok @AbdillahBaabud71. Pertanyaan besar penelitian ini adalah bagaimana Abdillah mendiseminasikan Hadis ditengah-tengah stigma buruk masyarakat tentang syiah. yang meliputi tema hadis apa saja yang didiseminasikan, bentuk dan pola diseminasinya serta implikasi penyebarannya di Tik Tok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denga metode content analysis terhadap konten Tik Tok yang bermuatan hadis dan library research yang merujuk kepada penelitian yang setema. Analisis dilakukan dengan menggunakan. teori mediatisasi digital religion dari Knut Lundby dan teori hegemony ideologi dari Antonio Gramsci. mediatisasi untuk menjelaskan transformasi penyampaian ajaran agama ketika berinteraksi dengan karakter media digital. Dan hegemony ideologi menjelaskan bagaimana ideologi yang sedang menyebar dan cara untuk meng-counter sebuah tersebut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hadis yang didiseminasikan Oleh Abdillah Baabud mencakup tema keutamaan Nabi Muhammad SAW, Imamah dan Ahlu Bait, Fikih Syiah dan sosial, dengan tema Imamah dan Ahlu Bait yang mendominasi baik dari segi jumlah dan intensitas pembahasan. Bentuk diseminasi hadis di akun Abdillah Adalah pesan tekstual dan audi-visual, berstrategi persuasif, menggunakan Tik Tok dan fitur-fiturnya sebagai media penyampaian pesan, berkomunikasi dua arah, Teknik penyampaian dengan diskusi, tanya-jawab, dan podcast. Penelitian ini juga menemukan bahwa diseminasi hadis melalui TikTok memiliki implikasi umum berupa munculnya fenomena mobile tausiah, banalisasi agama, dan komodifikasi agama. Di samping itu, terdapat implikasi positif berupa meningkatnya aksesibilitas informasi tentang Syiah, penguatan identitas kelompok, dan terbukanya ruang dialog lintas mazhab. Adapun implikasi negatifnya meliputi menguatnya polarisasi keagamaan, fragmentasi teks dan pemahaman hadis akibat logika media digital, serta meningkatnya kontestasi otoritas keagamaan di ruang digital. %K Diseminasi Hadis, Syiah, Tik Tok, Mediatisasi, Ideologi %D 2026 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib79229