<didl:DIDL xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:didl="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS" xmlns:dii="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS" xmlns:dip="urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DIP-NS" xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/" DIDLDocumentId="http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79233" xsi:schemaLocation="urn:mpeg:mpeg21:2002:02-DIDL-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/did/didl.xsd urn:mpeg:mpeg21:2002:01-DII-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dii/dii.xsd urn:mpeg:mpeg21:2005:01-DIP-NS http://standards.iso.org/ittf/PubliclyAvailableStandards/MPEG-21_schema_files/dip/dip.xsd">
  <didl:Item>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dii:Identifier>http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79233</dii:Identifier>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Descriptor>
      <didl:Statement mimeType="application/xml">
        <dcterms:modified>2026-10-16T07:09:39Z</dcterms:modified>
      </didl:Statement>
    </didl:Descriptor>
    <didl:Component>
      <didl:Resource mimeType="application/xml" ref="https://digilib.uin-suka.ac.id/cgi/export/eprint/79233/DIDL/digilib-eprint-79233.xml"/>
    </didl:Component>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/descriptiveMetadata</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/xml">
          <oai_dc:dc xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
        <dc:relation>https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79233/</dc:relation>
        <dc:title>AGAMA AL-QUR’AN: KONSEPSI HUDA, DIN, ISLAM DAN MILLAH DALAM DIALEKTIKA PEWAHYUAN</dc:title>
        <dc:creator>Minkhatul Maula Sofa, NIM.: 24205031132</dc:creator>
        <dc:subject>297.122 Quran, Al-Qur'an, Alquran</dc:subject>
        <dc:description>Pengkajian kosakata mengenai agama dalam Al-Qur’an, masih terus menjadi&#13;
perdebatan dikalangan akademisi. Konsepsi agama modern yang seringkali&#13;
merujuk pada kata religion, dinilai tidak sebanding untuk menjelaskan konsepsi&#13;
agama yang merujuk pada istilah dīn. Disisi lain, istilah dīn sebetulnya juga tidak&#13;
sepenuhnya dapat menjelaskan konsepsi agama dalam Al-Qur’an, karena Al-&#13;
Qur’an memiliki terminologi yang lebih luas untuk menjelaskan konsep agama, di&#13;
antaranya istilah hudā, dīn, millah dan islām. Pada saat yang sama, studi-studi yang&#13;
ada kerapkali memahami istilah-istilah ini secara partikular. Akibatnya, maknanya&#13;
menjadi tumpang tindih dan kosakata al-Qur’an yang seharusnya memiliki makna&#13;
yang luas menjadi sempit atau sebaliknya yang sempit menjadi terlalu luas. Selain&#13;
itu, adapula yang menempatkan keempat istilah ini sebagai sinonim, sehingga&#13;
makna yang seharusnya dinamis menjadi statis. Padahal, baik hudā, dīn, islām&#13;
maupun millah memiliki makna yang kompleks dan berkembang sesuai konteks&#13;
penggunaannya sepanjang pewahyuan.&#13;
Alih-alih menempatkan keempat istilah ini secara sinonim, melalui&#13;
pembacaan semantik-kronologis, dengan memadukan teori semantik Izutsu, tartib&#13;
nuzuli sekaligus teori dialektika Nasr Hamid, penelitian ini akan melihat konsepsi&#13;
agama Al-Qur’an melalui evolusi makna hudā, dīn, islām dan millah. Hasil&#13;
pembacaan ini memperlihatkan medan semantik yang kompleks dan pemaknaan&#13;
yang meluas atau sebaliknya, seiring dengan perkembangan dakwah nabi dengan&#13;
paganisme Arab dan Ahli Kitab. Saat berhadapan dengan pagan, mula-mula Al-&#13;
Qur’an mengkonsepsikan agama dengan istilah hudā sebagai wahyu, yakni&#13;
seperangkat petunjuk yang bersumber dari Allah sekaligus menjadi orientasi akhir&#13;
dari setiap pewacanaan agama dalam setiap kata lainnya. Konsepsi wahyu tersebut&#13;
kemudian mentransendensikan konsepsi agama dalam istilah dīn dan islām sebagai&#13;
sistem yang meliputi keyakinan, tatanan moral dan sosial, dengan menjadikan&#13;
wahyu sebagai tolak ukur dan eskatologis sebagai medan pertanggungjawabannya.&#13;
Adapun saat berhadapan dengan Ahli Kitab, konsepsi agama bukan lagi&#13;
membangun wahyu. Istilah hudā digunakan untuk memposisikan diri sebagai&#13;
wacana keberlanjutan agama terdahulunya dengan mengakui keabsahan Taurat dan&#13;
Injil. Adapun istilah dīn dan islām dikonsepsikan untuk merubah hukum-hukum&#13;
yang sebelumnya hanya berlaku secara khusus untuk Ahli Kitab, menjadi universal&#13;
yang berlaku bagi semua kelompok. Sepanjang pewahyuan, konsepsi agama&#13;
membutuhkan dua legitimasi saat berhadapan dengan audiensnya, yaitu legitimasi&#13;
ketransendensian dengan istilah hudā, dan legitimasi historis dengan istilah millah.&#13;
Konsepsi millah berfungsi mengeneralisasi tolak ukur penganut agama Ibrahim&#13;
bukanlah ditentukan berdasarkan nasab secara biologis sebagaimana pandangan&#13;
Quraisy, melainkan siapa saja yang mengikuti Ibrahim secara spiritual. Selain itu,&#13;
kelompok yang berhak disebut sebagai penerus agama Ibrahim juga bukan Yahudi&#13;
ataupun Kristen, melainkan mereka yang beragama berdasarkan prinsip&#13;
monoteisme murni(tauhid).</dc:description>
        <dc:date>2026-08-11</dc:date>
        <dc:type>Thesis</dc:type>
        <dc:type>NonPeerReviewed</dc:type>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79233/1/24205031132_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf</dc:identifier>
        <dc:format>text</dc:format>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:identifier>https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79233/2/24205031132_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf</dc:identifier>
        <dc:identifier>  Minkhatul Maula Sofa, NIM.: 24205031132  (2026) AGAMA AL-QUR’AN: KONSEPSI HUDA, DIN, ISLAM DAN MILLAH DALAM DIALEKTIKA PEWAHYUAN.  Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.   </dc:identifier></oai_dc:dc>
        </didl:Resource>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/objectFile</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="text" ref="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79233/1/24205031132_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/objectFile</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="text" ref="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79233/2/24205031132_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
    <didl:Item>
      <didl:Descriptor>
        <didl:Statement mimeType="application/xml">
          <dip:ObjectType>info:eu-repo/semantics/humanStartPage</dip:ObjectType>
        </didl:Statement>
      </didl:Descriptor>
      <didl:Component>
        <didl:Resource mimeType="application/html" ref="https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79233/"/>
      </didl:Component>
    </didl:Item>
  </didl:Item>
</didl:DIDL>