<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>M. IMAM AZIZ DAN PERANNYA DALAM GERAKAN SOSIAL KEAGAMAAN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 1987-2006 M</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 18101020091</mods:namePart><mods:namePart type="family">Zean Elhamas Baihaqy</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>M. Imam Aziz, lahir pada 26 Mei 1962 di Pati, Jawa Tengah, merupakan&#13;
tokoh penting dalam Gerakan Sosial Keagamaan di Daerah Istimewa Yogyakarta&#13;
pada periode 1987–2006. Ia dikenal sebagai pendiri, mentor, dan penggerak&#13;
berbagai aktivitas sosial keagamaan. Penelitian ini membahas peran M. Imam Aziz&#13;
dalam mengembangkan dan memperkuat Gerakan Sosial Keagamaan melalui tiga&#13;
fokus utama, yaitu biografi singkat, gambaran umum gerakan, serta kontribusinya&#13;
dalam dinamika sosial keagamaan di Yogyakarta.&#13;
Studi ini mengandalkan pendekatan sosiologis untuk menggambarkan&#13;
kontribusi sosial M. Imam Aziz, khususnya dalam konteks gerakan keislaman,&#13;
dengan menggunakan teori peranan dari Levinson serta teori gerakan sosial&#13;
keagamaan dari Sidney Tarrow, dilengkapi dengan konsep peran dan gerakan&#13;
sosial. Metode yang digunakan meliputi studi lapangan, kajian pustaka, dan&#13;
penelitian sejarah yang terdiri dari tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan&#13;
historiografi, dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis sumber-sumber&#13;
tertulis secara kritis.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa M. Imam Aziz memainkan peran&#13;
penting dalam tiga bidang. Pertama, di bidang sosial, ia aktif dalam advokasi&#13;
masyarakat marginal, pendidikan politik, dan pembelaan hak minoritas. Kedua, di&#13;
bidang politik, ia terlibat dalam rekonsiliasi tragedi 1965, mendirikan Syarikat, dan&#13;
menggagas program advokasi seperti Paralegal Santri dan Parlemen Jalanan.&#13;
Ketiga, di bidang budaya, ia mengembangkan gagasan Post-Tradisionalisme Islam,&#13;
memperkenalkan konsep pribumisasi, serta menerjemahkan karya-karya pemikiran&#13;
Islam progresif.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">922 Biografi Tokoh Agama</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-06-30</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>