%0 Thesis %9 Skripsi %A Abdullah Adib, NIM.: 94531730 %B FAKULTAS USHULUDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM %D 1999 %F digilib:79272 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %K nilai kehujjahan; wara; zuhud; qasr al-amal; arba'in nawawi; kritik sanad dan matan %P 122 %T NILAI KEHUJJAHAN HADIS WARA', ZUHUD DAN QASR AL-AMAL DALAM KITAB ARBA'IN NAWAWI (Studi Kritik Sanad dan Matan) %U https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79272/ %X Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tidak dipaparkannya rangkaian sanad secara lengkap oleh Imam an-Nawawi dalam kitab Arba'in Nawawi serta adanya kelonggaran penggunaan hadis-hadis berkatagori da’if dalam tema faḍas'il al-a'mal, zuhud, wara', dan qaṣr al-amal, sehingga menimbulkan keraguan terhadap derajat kesahihan serta nilai kehujjahannya sebagai sumber hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas keshahihan sanad dan matan serta menentukan nilai kehujjahan hadis tentang wara', zuhud, dan qaṣr al-amal dalam kitab Arba'in Nawawi secara komprehensif. Penelitian kepustakaan (library research) ini menggunakan metode takhrij al-ḥadiṣ dengan menganalisis ketersambungan sanad, jarḥ wa at-ta'dil para perawi, keberadaan 'illat dan syaz, serta pengujian keabsahan matan terhadap Al-Qur'an, hadis sahih, dan akal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tentang wara' riwayat an-Nasa'i dan at-Tirmizi bersanad sahih (hasan sahih), sedangkan riwayat Aḥmad bin Ḥanbal cacat karena perawi Abu 'Abdillah al-Asadi tidak dikenal (mubham/majhul). Hadis tentang zuhud riwayat Ibn Majah bersanad lemah (da’if) disebabkan perawi Khalid bin 'Amr al-Qurasyi yang tertuduh memalsukan hadis. Adapun hadis tentang qaṣr al-amal jalur Laiṣ berstatus da’if, namun terangkat derajatnya menjadi sahih oleh riwayat al-Bukhari dan Aḥmad dari jalur Sulaiman dan 'Ubdah bin Abi Lubabah. Dari segi matan, ketiga tema hadis tersebut tidak bertentangan dengan Al-Qur'an, hadis sahih, maupun akal sehat, sehingga seluruh kandungan matannya tetap dapat dijadikan hujjah. %Z Drs. Mahfudz Masduki, M.A. dan Drs. Indal Abror, M.Ag. - Digitalisasi