TY - THES N1 - Drs. H. Imam Chuseno, S.H. - Digitalisasi ID - digilib79290 UR - https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79290/ A1 - Mumuh Muhamad Ali, NIM.: 93521416 Y1 - 1999/07/22/ N2 - Tradisi Adzan Pitu di Masjid Agung Sang Cipta Rasa Kraton Kasepuhan Cirebon merupakan fenomena keagamaan unik yang tetap bertahan di tengah modernisasi, di mana adzan dikumandangkan secara bersamaan oleh tujuh orang muadzin dalam satu suara (koor) khusus pada pelaksanaan shalat Jumat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pelaksanaan tradisi adzan pitu serta mengungkapkan makna-makna yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan antropologi dengan fokus teori praktik keagamaan (ritus/ritual), melalui pengumpulan data berupa wawancara, observasi partisipan, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan secara deskriptif berteori dengan menggunakan pola pikir induktif untuk menyimpulkan makna dari berbagai sumber data empiris, serta pola pikir deduktif untuk menguji nilai tradisi menggunakan penalaran rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi adzan pitu dilaksanakan menjelang pelaksanaan shalat Jumat dengan posisi muadzin berderet sejajar di dekat mimbar mengenakan jubah hijau. Makna yang terkandung dalam tradisi ini terbagi ke dalam tiga sumber: pertama, makna dalam legenda historis meliputi penyelamatan Islam Cirebon, sikap istiqomah Sunan Gunung Jati, dan pengorbanan; kedua, makna dalam prosesi pelaksanaan meliputi persatuan, persamaan derajat, dan penyampaian amanat; ketiga, makna umum yang mencakup pelestarian seni budaya Islam serta pendukung aset pariwisata daerah Cirebon. PB - UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA KW - Adzan Pitu KW - Masjid Agung Sang Cipta Rasa KW - Kraton Kasepuhan Cirebon M1 - skripsi TI - TRADISI ADZAN PITU DI MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA KRATON KASEPUHAN CIREBON AV - restricted EP - 83 ER -