<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PERJUANGAN ASKAR PERANG SABIL (APS) DALAM MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA DI KABUPATEN BANTUL TAHUN 1947-1949 M</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 20101020080</mods:namePart><mods:namePart type="family">Khoirul Sholeh</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini membahas mengenai perjuangan Askar Perang Sabil (APS) dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Kabupaten Bantul pada tahun 1947–1949. APS merupakan organisasi kelaskaran semi-militer yang dibentuk oleh para ulama di Yogyakarta yang tujuan utamanya adalah untuk membantu TNI melawan agresi militer Belanda dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pada awalnya, markas APS berada di Kota Yogyakarta, namun akibat situasi dan keamanan Kota Yogyakarta yang tidak lagi kondusif akibat serangan Belanda, akhirnya APS memutuskan untuk memindahkan markasnya ke wilayah selatan tepatnya di Kabupaten Bantul.&#13;
Penelitian ini membagi pokok masalah menjadi tiga yaitu, bagaimana kondisi Bantul pada masa awal kemerdekaan, bagaimana sejarah singkat APS di Bantul, dan bagaimana bentuk perjuangan APS di Bantul. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran APS dalam mempertahankan kemerdekaan, khususnya di Bantul. Dalam penelitian ini konsep yang digunakan adalah konsep jihad, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan agama. Selain itu penelitian ini juga menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa APS tidak hanya berperan sebagai kekuatan fisik dalam medan pertempuran, tetapi juga sebagai wadah perjuangan yang menyatukan semangat jihad dan nasionalisme. Selama bermarkas di Bantul, APS memainkan peran penting dalam berbagai bidang, termasuk sosial dan politik. Selain berjuang di medan perang, APS juga mendirikan dapur umum bagi pengungsi dan pejuang, membantu Palang Merah Indonesia (PMI) dalam pelayanan medis dan distribusi obat-obatan, serta turut menjaga stabilitas dan mengatur pemerintahan di Bantul saat terjadi kekosongan pemerintahan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">959.8 Sejarah Indonesia</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-08-20</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>