%A NIM.: 94121400 Norma Siregar %O Drs. H. Jahdan Ibnu Humam Saleh, M.S. - Digitalisasi %T POLITIK PENDIDIKAN KOLONIAL BELANDA DAN REAKSI UMAT ISLAM (1905 - 1938) %X Penerapan kebijakan politik pendidikan kolonial Belanda melalui pemberlakuan ordonansi guru pada tahun 1905 serta ordonansi sekolah liar pada tahun 1932 telah menimbulkan dampak negatif dan pengekangan yang merugikan terhadap perkembangan sistem pendidikan Islam di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk politik pendidikan pemerintah kolonial Belanda, mendeskripsikan tanggapan serta reaksi keras umat Islam dalam menghadapi ordonansi tersebut, dan mengkaji respons balik dari pihak pemerintah kolonial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah kritis melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi (deskriptif-analitis dengan instrumen deduksi), serta historiografi, yang ditunjang dengan pendekatan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan diskriminatif kolonial Belanda dalam bidang pendidikan memicu gelombang protes, penolakan, serta tuntutan pencabutan ordonansi secara tegas dari para ulama, guru agama, maupun berbagai organisasi massa Islam seperti Muhammadiyah, Syarikat Islam, PERMI, dan Sumatera Thawalib, meskipun pihak kolonial tetap berupaya mempertahankan sistem kontrol demi melanggengkan kekuasaan mereka. %K Politik Pendidikan Pemerintah Kolonial Belanda, Ordonansi Guru, Ordonansi Sekolah Liar %D 2001 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib79301