<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Refleksi Pengalaman Sebagai DPL Pada KKN UIN Sunan Kalijaga di Dusun Mojosari, Piyungan, Bantul</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">-</mods:namePart><mods:namePart type="family">Musa</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tantangan perguruan tinggi di era milenial adalah &#13;
berjuang untuk tetap konsisten menjadi pelopor dan &#13;
penggerak pembangunan masyarakat. Dalam hal ini praktik &#13;
KKN sangat strategis menempatkan mahasiswa sebagai &#13;
utusan PT yang berupaya untuk ikut mengambil bagian dalam &#13;
melakukan perubahan dengan basis pengabdian sosial. Satu &#13;
kecenderungan negatif yang harus diwaspadai adalah ketika &#13;
perguruan tinggi terjebak dalam kerangkeng “menara gading,” &#13;
dimana kampus terkesan semakin terisolasi dari denyut nadi &#13;
kehidupan masyarakat. Patologi menara gading telah menjadi &#13;
fenomena yang menggelisahkan dimana institusi pendidikan &#13;
seakan-akan tenggelam dalam retorika intelektual yang &#13;
bersifat teoretis, yang kemudian tanpa sadar menggiring &#13;
mahasiswa dan murid menjadi pribadi egois yang terasing dari &#13;
realitas sosial akibat tidak memahami perubahan cepat yang &#13;
terjadi di luar kampus Tulisan ini berusaha memotret salah satu momen &#13;
penting yang pernah dijalani mahasiswa UIN Sunan Kalijaga  &#13;
dalam  mewujudkan  cita-cita  memberdayakan  masyarakat,  &#13;
khususnya di bidang peningkatan literasi. Menurut hemat &#13;
penulis, “pengalaman” sebagai suatu kenyataan hidup yang &#13;
benar-benar pernah dialami sangat perlu dieksplorasi untuk &#13;
diambil pelajaran-pelajarannya. Pengalaman bagaimanapun &#13;
adalah guru terbaik. Juga pengalaman KKN di Dusun Mojosari &#13;
ini, bila dirasa perlu dapat dipakai sebagai rujukan untuk karya &#13;
lapangan berikutnya dengan hasil yang insyaallah akan lebih &#13;
baik. Itu karena di dalam sepotong pengalaman selalu ada &#13;
kebaikan dan kekurangan yang hadir secara bersama-sama &#13;
sebagai pelajaran yang dipetik langsung dari pergaulan dengan &#13;
masyarakat. Realitas sosial memang memiliki dinamikanya &#13;
sendiri yang unik, yang sebagian tidak dapat ditemukan secara &#13;
harfiyah dalam narasi-narasi teoretis yang dipelajari dari &#13;
textbook di dalam kelas.&#13;
Pengalaman kelompok mahasiswa UIN Sunan Kalijaga &#13;
yang sukses mewujudkan wahana Taman Belajar Masyarakat &#13;
adalah momen istimewa yang perlu diabadikan dalam memori. &#13;
DPL percaya bahwa semangat yang tinggi dari Kelompok 73 &#13;
untuk mau terlibat memikul tanggung jawab meningkatkan &#13;
literasi warga adalah refleksi dari pemahaman estetis, sosial&#13;
religius, dan etis warga kampus atas visi dan misi perguruan &#13;
tinggi tempat mereka menimba ilmu selama ini. Apalagi &#13;
mengingat bahwa KKN di Dusun Mojosari telah berlangsung di &#13;
masa darurat pandemi ketika virus Covid-19 masih berkeliaran &#13;
mengancam keselamatan penduduk, tentunya kerja keras &#13;
di lapangan dengan segala risiko yang mengintainya adalah &#13;
tantangan tidak mudah bagi pihak yang menjalaninya.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">307.2 Pemberdayaan Masyarakat</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Idea Press</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Book Section</mods:genre></mods:mods>