<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Arkeologi dan Identitas: Membangun Narasi Sejarah Islam Melalui Artefak</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">-</mods:namePart><mods:namePart type="family">Riswinarno</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Arkeologi Islam memiliki peran penting dalam memahami &#13;
sejarah dan budaya umat Islam, namun menghadapi berbagai &#13;
tantangan yang signifikan. Salah satu tantangan utama adalah &#13;
kurangnya dukungan dan pendanaan untuk penelitian arkeologi. &#13;
Banyak situs bersejarah yang kaya informasi sering kali diabaikan &#13;
oleh pemerintah dan lembaga penelitian, yang lebih memilih &#13;
proyek infrastruktur dengan manfaat finansial langsung. &#13;
Akibatnya, penelitian arkeologi yang memerlukan waktu dan &#13;
sumber daya yang lebih besar sering kali terabaikan. Kendala lain yang dihadapi meliputi kebijakan politik dan &#13;
sosial yang membatasi kebebasan akademis serta akses ke situs &#13;
arkeologi. Konflik sosial dan ketidakstabilan politik di beberapa &#13;
wilayah menghalangi penelitian dan membuat situs bersejarah &#13;
rentan terhadap kerusakan. Selain itu, kesenjangan dalam &#13;
pendidikan dan pelatihan di bidang arkeologi mengakibatkan kekurangan tenaga ahli yang terlatih, yang memperburuk &#13;
situasi  ini. Infrastruktur penelitian yang tidak memadai, termasuk &#13;
kurangnya peralatan dan teknologi modern, juga menjadi masalah. &#13;
Namun, di tengah tantangan ini, terdapat peluang untuk kolaborasi &#13;
internasional yang dapat membantu mengatasi kendala tersebut. &#13;
Keterlibatan lembaga penelitian dan universitas internasional &#13;
diharapkan dapat menyediakan sumber daya tambahan untuk &#13;
pengembangan penelitian arkeologi yang lebih mendalam.&#13;
Kesadaran akan pentingnya pelestarian warisan budaya &#13;
dan sejarah Islam di kalangan pemangku kepentingan dapat &#13;
meningkatkan dukungan untuk penelitian di bidang ini. Meskipun &#13;
banyak tantangan yang dihadapi, potensi arkeologi Islam untuk &#13;
memperkaya pemahaman tentang sejarah dan budaya umat &#13;
Islam tetap signifikan. Penelitian yang lebih mendalam dapat &#13;
mengungkap aspek-aspek yang belum terjelaskan dari sejarah &#13;
Islam dan membuka peluang untuk dialog serta pemahaman &#13;
antarbudaya yang lebih baik.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">297.9 Sejarah Islam</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Idea Press</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Book Section</mods:genre></mods:mods>