<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>الإعلال في متن الآجرومية للإمام الصنهاجي (دراسة صرفية)&#13;
(AL I'LAL FI MATAN AL JURUMIYAH LI AL IMAM AL SONHAJI (DIRASAH SARFIYAH))</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">NIM.: 21101010008</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nurul Khotimah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Bahasa Arab memiliki fenomena linguistik yang kompleks, salah satunya adalah i’lāl, yaitu perubahan akibat huruf ‘illat ( ا, و, ي ). Penelitian ini menganalisis proses i’lāl dalam Matan al-Jurūmiyyah, sebuah kitab nahwu klasik karya Imam al-Ṣanhājī, yang meskipun berfokus pada sintaksis, juga mengandung banyak contoh i’lāl. Masalah utama penelitian ini adalah bagaimana bentuk-bentuk i’lāl dalam kitab tersebut serta morfologis yang mendasarinya. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis variasi i’lāl dalam Matan al-Jurūmiyyah untuk memperdalam pemahaman morfologi bahasa Arab klasik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dengan instrumen kartu data, lalu dianalisis menggunakan metode distribusional teknik bagi unsur langsung. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 179 kata yang mengalami i’lāl, terdiri dari 51 fi’il māḍī, 44 fi’il muḍāri’, 1 fi’il amr, 61 ism maṣdar, 12 ism fā’il, dan 10 ism jāmid. Proses i’lāl yang ditemukan meliputi al-ibdāl/al-qalb (76 kata), al-taskīn (1 kata), al-naql (41 kata), al-ḥadzf (1 kata), serta kombinasi seperti al-taskīn wa al-ibdāl (19 kata), al-naql wa al-ibdāl (4 kata), al-naql wa al-ḥadzf wa ziyādah ta’i al-marbuthah (2 kata), al-naql wa al-ḥadzfaini (1 kata), dan al-naql wa al-ḥadzf wa ziyādah al-hamzah al-waṣhal (34 kata). Simpulan penelitian ini mengungkap bahwa Matan al-Jurūmiyyah tidak hanya penting dalam kajian nahwu, tetapi juga menjadi sumber kaya untuk analisis morfologi, khususnya i’lāl. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya pendalaman studi morfologi Arab klasik melalui teks-teks gramatikal serupa untuk memperkuat pemahaman linguistik Arab secara holistik.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">492.7 Arabic/Bahasa Arab</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-08-07</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA;FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>