%A NIM.: 21101020002 Muhammad Kemal Ilham %O Riswinarno, S.S., M.M. %T TRANSFORMASI FUNGSI KERATON KASEPUHAN PADA MASA KEPEMIMPINAN SULTAN SEPUH XIII %X Penelitian ini mengkaji transformasi fungsi Keraton Kasepuhan Cirebon dari pusat pemerintahan tradisional menjadi objek wisata budaya pada masa kepemimpinan Sultan Sepuh XIII (1969-2010). Perubahan ini dilatarbelakangi oleh menurunnya peran politik keraton pasca kemerdekaan Indonesia dan krisis ekonomi akibat sengketa tanah dengan pemerintah. Fokus penelitian meliputi faktor pendorong perubahan, dampak terhadap kelembagaan, sosial-budaya, dan ekonomi keraton, serta strategi adaptasi keraton di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekonomi kelembagaan dan teori perubahan kelembagaan. Menggunakan metode penelitian sejarah dengan tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder, seperti wawancara dengan keluarga keraton serta abdi dalem, dokumen keraton, buku, artikel, skripsi, dan berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Transformasi Keraton Kasepuhan dipicu oleh krisis ekonomi pasca-sengketa tanah dan visi modernisasi Sultan Sepuh XIII. Dampaknya meliputi: (1) perubahan kelembagaan (pembentukan UPKK, akses terbatas ke naskah kuno); (2) pergeseran nilai sosial; (3) peningkatan ekonomi melalui pariwisata. Keraton berhasil memadukan pelestarian budaya dengan adaptasi ekonomi tanpa kehilangan identitas tradisional. %K Kasepuhan, Transformasi Fungsi, Sultan Sepuh XIII %D 2025 %I UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA %L digilib79339