@phdthesis{digilib79365, month = {August}, title = {UPA YA GURU DALAM PEMBENTUKAN AKHLAK SISWA DI MADRASAH ALIYAH WAHlD HASYIM GATEN CONDONGCATUR DEPOK SLEMAN YOGY AKART A TAHUN 2008}, school = {UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA}, author = {NIM.: 01410661 Imam Ismadin}, year = {2008}, note = {Drs. Mujahid, M.Ag. (Digitalisasi)}, keywords = {Upaya Guru, Pembentukan Akhlak, Akhlakul Karimah, Madrasah Aliyah, Pesantren}, url = {https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79365/}, abstract = {Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan akhlak siswa, upaya-upaya yang dilakukan guru dalam membentuk akhlakul karimah siswa, serta faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam pembentukan akhlak siswa di Madrasah Aliyah Wahid Hasyim Yogyakarta Tahun 2008. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif (field research) dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari Kepala Sekolah, Guru BK, Guru, dan Staf Tata Usaha. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif analitik dengan pola pikir induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Keadaan Akhlak Siswa: Sebagian besar siswa Madrasah Aliyah Wahid Hasyim telah memiliki akhlak yang baik, yang dibuktikan dengan iklim belajar yang kondusif, ketiadaan penggunaan bahasa kotor, serta tingginya rasa hormat kepada guru dan sesama siswa. Upaya Guru: Upaya guru dilakukan melalui penerapan beberapa metode, yaitu targhib (motivasi kebaikan), tahrim (larangan), uswatun hasanah (keteladanan), bil hikmah (bijaksana), ta'lim (pengajaran), pemberian tugas, dan pemberian nasihat. Metode keteladanan dan pemberian nasihat menjadi dua metode yang paling dominan dan berpengaruh. Selain itu, penerapan aturan, peringatan, dan sanksi tegas juga efektif dalam membentuk akhlak siswa. Faktor Pendukung dan Penghambat: Faktor Pendukung: Lingkungan madrasah yang menyatu dengan pesantren, aturan dan sanksi yang tegas, integrasi mata pelajaran Aqidah Akhlak dan Pendidikan Kewarganegaraan, serta dukungan guru yang selalu menyelipkan nilai-nilai akhlakul karimah di sela-sela pembelajaran. Faktor Penghambat: Kurangnya perhatian dan kontrol dari orang tua saat siswa di rumah, terbatasnya kontrol madrasah terhadap siswa, fasilitas fisik madrasah yang kurang memadai (seperti pagar sekolah), serta kurangnya koordinasi antara guru dan pengelola madrasah. KATA KUNCI Upaya Guru, Pembentukan Akhlak, Akhlakul Karimah, Madrasah Aliyah, Pesantren} }