eprintid: 79372 rev_number: 24 eprint_status: archive userid: 12241 dir: disk0/00/07/93/72 datestamp: 2026-10-22 03:04:58 lastmod: 2026-10-22 03:04:58 status_changed: 2026-10-22 03:04:58 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: sophanshofwan@gmail.com creators_name: Imelia Azizah, NIM.: 23202012004 title: KOMUNIKASI PERSUASIF PENGASUH DALAM MEMBANGUN PERSEPSI GENDER DI KALANGAN SANTRIWATI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM PONOROGO ispublished: pub subjects: 297.60 divisions: jur_kpi full_text_status: restricted keywords: Komunikasi Persuasif; Persepsi Gender; Otonomi Relasional; Bu Nyai; Santriwati; Pondok Pesantren note: . Prof. Alimatul Qibtiyah, M.Si., M.A., Ph.D abstract: Penelitian ini mengkaji komunikasi persuasif pengasuh (Bu Nyai) dalam membangun persepsi gender santriwati di Pondok esantren Darussalam Ponorogo, sekaligus mengisi celah kajian mengenai peran pemimpin perempuan yang otoritasnya sejajar dengan Kiai di tengah dominasi struktur patriarki pesantren.Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatoris, dan studi dokumentasi. Analisis data bersandar pada kerangka pemikiran gender dalam Islam, Teori Retorika Aristoteles, dan Teori enomenologi Sosial Alfred Schutz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pemikiran gender pengasuh cenderung moderat-progresif dan berperspektif mubadalah (kesalingan); mendorong perempuan untuk berpendidikan tinggi, mandiri, dan berkiprah di ruang publik tanpa meninggalkan adab serta keharmonisan keluarga. Strategi komunikasi persuasif dijalankan secara efektif melalui unsur Ethos (otoritas ganda Bu Nyai sebagai Guru Besar dan pengasuh), Logos (argumentasi rasional berbasis sejarah Islam dan penafsiran kontekstual), serta Pathos (kedekatan emosional dan keteladanan nyata). Proses pemaknaan oleh santriwati yang digerakkan oleh dialektika motif masa lalu (because motive) dan orientasi masa depan (in-order-to motive) melahirkan transformasi cadangan pengetahuan (stock of knowledge) dan tipifikasi (typification) baru mengenai perempuan ideal di pesantren. Konstruksi ini bermuara pada sebuah kesadaran "Otonomi Relasional", yakni pemaknaan bahwa kemandirian dan keberdayaan perempuan tidak bersifat individualistik, melainkan dinegosiasikan melalui prinsip kemitraan, musyawarah, serta tanggung jawab bersama dalam bingkai nilai-nilai keislaman dan kesantrian. Kata kunci: Komunikasi Persuasif; Persepsi Gender; Otonomi Relasional; Bu Nyai; Santriwati; Pondok Pesantren. date: 2026-06-25 date_type: published pages: 175 institution: UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA department: FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: Imelia Azizah, NIM.: 23202012004 (2026) KOMUNIKASI PERSUASIF PENGASUH DALAM MEMBANGUN PERSEPSI GENDER DI KALANGAN SANTRIWATI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM PONOROGO. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79372/1/23202012004_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf document_url: https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/79372/2/23202012004_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf