    {
      "department": "FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM",
      "subjects": [
        "iath"
      ],
      "eprintid": 79445,
      "thesis_type": "masters",
      "date": "2026-07-06",
      "userid": 12241,
      "documents": [
          {
            "language": "id",
            "placement": 1,
            "eprintid": 79445,
            "files": [
                {
                  "hash_type": "MD5",
                  "mtime": "2026-10-22 06:35:37",
                  "datasetid": "document",
                  "fileid": 1890813,
                  "objectid": 1086840,
                  "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/file\/1890813",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "hash": "d737517c61f16f78db00aa06c3916f20",
                  "filesize": 4398427,
                  "filename": "24205031032_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf"
                }
            ],
            "content": "published",
            "rev_number": 3,
            "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/document\/1086840",
            "main": "24205031032_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "docid": 1086840,
            "format": "text",
            "security": "public",
            "pos": 1,
            "formatdesc": "KRITIK SANAD DAN MATAN HADIS: REORIENTASI MAKNA HADIS LAN YUFLIḤA QAWMUN WALLAW AMRAHUM IMRA'ATAN SERTA EVALUASI MELALUI KONSEP JUSTICE AS FAIRNESS"
          },
          {
            "language": "id",
            "placement": 2,
            "eprintid": 79445,
            "files": [
                {
                  "hash_type": "MD5",
                  "mtime": "2026-10-22 06:35:42",
                  "datasetid": "document",
                  "fileid": 1890816,
                  "objectid": 1086841,
                  "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/file\/1890816",
                  "mime_type": "application\/pdf",
                  "hash": "723a3ea6ff16026b3aa35d80921067d2",
                  "filesize": 6475994,
                  "filename": "24205031032_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR (1).pdf"
                }
            ],
            "content": "published",
            "rev_number": 3,
            "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/document\/1086841",
            "main": "24205031032_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR (1).pdf",
            "mime_type": "application\/pdf",
            "docid": 1086841,
            "format": "text",
            "security": "validuser",
            "pos": 2,
            "formatdesc": "KRITIK SANAD DAN MATAN HADIS: REORIENTASI MAKNA HADIS LAN YUFLIḤA QAWMUN WALLAW AMRAHUM IMRA'ATAN SERTA EVALUASI MELALUI KONSEP JUSTICE AS FAIRNESS"
          }
      ],
      "rev_number": 10,
      "creators": [
        {
          "name": {
            "lineage": null,
            "given": "NIM.: 24205031032",
            "honourific": null,
            "family": "Ahmad Al Haitami"
          }
        }
      ],
      "dir": "disk0\/00\/07\/94\/45",
      "keywords": "Kritik Matan Hadis, Kepemimpinan Perempuan, Justice as Fairness,\r\nReorientasi Makna Hadis",
      "lastmod": "2026-10-22 06:39:08",
      "ispublished": "pub",
      "metadata_visibility": "show",
      "date_type": "published",
      "eprint_status": "archive",
      "status_changed": "2026-10-22 06:39:08",
      "datestamp": "2026-10-22 06:39:08",
      "uri": "http:\/\/digilib.uin-suka.ac.id\/id\/eprint\/79445",
      "thesis_name": "other",
      "note": "Dr. Imam Iqbal, S.Fil.I, M.S.I",
      "full_text_status": "restricted",
      "contact_email": "sophanshofwan@gmail.com",
      "divisions": [
        "pr_iat_s2"
      ],
      "abstract": "Hadis Lan Yufliḥa Qawmun Wallaw Amrahum Imra’atan merupakan salah\r\nsatu hadis yang paling banyak dirujuk dalam diskursus kepemimpinan perempuan\r\ndi dalam Islam. Perbedaan pemahaman terhadap hadis ini melahirkan beragam\r\npandangan mengenai kedudukan perempuan dalam kepemimpinan publik, mulai\r\ndari pelarangan secara mutlak hingga kebolehan berdasarkan konteks tertentu.\r\nKeragaman tersebut menunjukkan bahwa persoalan utama hadis ini tidak hanya\r\nterletak pada autentisitasnya, tetapi juga pada konstruksi makna yang dibangun\r\nterhadap matannya. Penelitian ini berangkat dari argumentasi bahwa fokus\r\npemaknaan hadis Lan Yufliḥa Qawmun Wallaw Amrahum Imra’atan tidak\r\nsemestinya diletakkan pada kata imra’ah (perempuan), melainkan pada qawm\r\nsebagai mekanisme sosial-politik yang menentukan keberhasilan atau kegagalan\r\nsuatu kepemimpinan. Berdasarkan argumentasi tersebut, penelitian ini bertujuan\r\nuntuk menganalisis autentisitas hadis, mengkaji kritik makna matan melalui\r\npenggeseran fokus pemaknaan dari imra’ah kepada qawm, serta mengevaluasi\r\npembacaan tersebut melalui konsep Justice as Fairness John Rawls. Penelitian ini\r\nmerupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif\r\ndan metode deskriptif-analitis. Analisis dilakukan melalui tahapan takhrij hadis,\r\nkritik sanad, kritik matan, analisis historis-sosiologis, serta evaluasi menggunakan\r\nteori keadilan John Rawls..\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa hadis Lan Yufliḥa Qawmun Wallaw\r\nAmrahum Imra’atan berstatus sahih karena memenuhi kriteria kesahihan sanad dan\r\ndidukung oleh jalur periwayatan yang kuat. Namun, kesahihan hadis tidak\r\nmengharuskan pemahamannya bersifat literal dan universal. Kritik makna matan\r\nmenunjukkan bahwa hadis tersebut lahir dalam konteks krisis politik Kerajaan\r\nPersia dan kembali digunakan oleh Abu Bakrah dalam konteks Perang Jamal\r\nsehingga lebih tepat dipahami sebagai informasi mengenai kondisi sosial-politik\r\ntertentu daripada sebagai larangan mutlak terhadap kepemimpinan perempuan.\r\nPenelitian ini juga menemukan tiga tipologi pemahaman ulama, yaitu tekstual,\r\nmoderat, dan kontekstual. Di antara ketiganya, pembacaan yang menggeser fokus\r\npemaknaan dari imra’ah kepada mekanisme qawm lebih selaras dengan prinsip\r\nJustice as Fairness, khususnya prinsip equal liberty dan fair equality of opportunity.\r\nDengan demikian, keberhasilan atau kegagalan suatu kepemimpinan tidak\r\nditentukan oleh jenis kelamin pemimpin, melainkan oleh kualitas kepemimpinan,\r\nmekanisme sosial-politik, serta keadilan dalam distribusi kesempatan. Penelitian ini\r\nberkontribusi terhadap pengembangan kajian kritik matan hadis melalui pendekatan\r\ninterdisipliner yang mengintegrasikan studi hadis dengan filsafat politik modern.\r\nKata Kunci: Kritik Matan Hadis, Kepemimpinan Perempuan, Justice as Fairness, reorientasi Makna Hadis",
      "type": "thesis",
      "title": "KRITIK SANAD DAN MATAN HADIS: REORIENTASI MAKNA HADIS LAN YUFLIḤA QAWMUN WALLAW AMRAHUM IMRA'ATAN SERTA EVALUASI MELALUI KONSEP JUSTICE AS FAIRNESS",
      "institution": "UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA",
      "pages": 175
    }